Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 656-672
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 656-672
K isis E ika dalam Penegakan Hukum Mence minkan Kegagalan Filsa a
Hukum Mode n dalam Menyeimbangkan Mo ali as dan Legali as
The E hical C isis in Law En o cemen Re lec s he Failu e o Mode n Legal Philosophy o Balance
Mo ali y and Legali y
Muhammad Dewan o Adi Sapu a
1P og am S udi S1 Ilmu Hukum Fakul as Hukum, UPN Ve e an Jaka a
Email: [email protected] j.ac.id
Abs ac : This s udy examines he e hical c isis in law en o cemen as a
e lec ion o he ailu e o mode n legal philosophy in balancing mo ali y and
legali y. The dispa i y be ween mo al no ms and o mal ules e eals how he
Indonesian legal sys em expe iences de ia ions, bo h no ma i ely and in
p ac ice, leading o public dis us and he weakening o legal legi imacy. The
dominance o posi i ism and ocus on o mal no ms wi hou mo al sc u iny
c ea es aliena ion be ween law and human alues, exace ba ing s uc u al
and o ganiza ional ensions in law en o cemen agencies cha ac e ized by
co up ion, collusion, and low accoun abili y. This collapse no only
complica es he achie emen o subs an i e jus ice bu also hinde s e o ms
esponsi e o social dynamics, hus demanding a e o mula ion o he legal
philosophy pa adigm capable o in eg a ing mo al alues con ex ually and
unc ionally. A c i ical app oach o his mode n pa adigm a i ms he need
o ha moniza ion be ween mo ali y and legali y as he p ima y ounda ion in
building a jus , meaning ul, and sus ainable legal sys em.
Abs ac : Peneli ian ini mengkaji k isis e ika dalam penegakan hukum
sebagai ce minan kegagalan ilsa a hukum mode n dalam menyeimbangkan
mo ali as dan legali as. Ke impangan an a a no ma mo al dan a u an o mal
mempe liha kan bagaimana sis em hukum di Indonesia mengalami
penyimpangan, baik seca a no ma i maupun p ak ik, yang menyebabkan
ke idakpe cayaan publik dan melemahnya legi imasi hukum. Dominasi
posi i isme dan okus pada no ma o mal anpa pengujian mo al
menimbulkan alienasi an a a hukum dan nilai kemanusiaan, mempe uncing
ke egangan s uk u al dan budaya o ganisasi apa a penegak hukum yang
ko up, kolusi, dan endahnya akun abili as. Ke un uhan ini idak hanya
mempe suli pencapaian keadilan subs an i e api juga menghamba
e o masi yang esponsi e hadap dinamika sosial, sehingga menun u
e o mulasi pa adigma ilsa a hukum yang mampu mengin eg asikan nilai
mo al seca a kon eks ual dan ungsional. Pendeka an yang k i is e hadap
pa adigma mode n ini menegaskan pe lunya ha monisasi an a a mo ali as dan
legali as sebagai pondasi u ama dalam membangun sis em hukum yang adil,
be makna, dan be kelanju an..
A icle His o y
Recei ed: Ok obe 29, 2025
Re ised: No embe 20, 2025
Published: No embe 22, 20252017
Keywo ds :
E hical C isis in Law En o cemen ,
Imbalance be ween Mo ali y and
Legali y, Legi imacy o he Legal
Sys em
Ka a Kunci :
K isis E ika Penegakan Hukum,
Ke idakseimbangan Mo ali as dan
Legali as, Legi imasi Sis em Hukum.
h ps://doi.o g/10.5281/zenodo.17698771
This is an open-access a icle unde he CC-BY-SA License.
PENDAHULUAN
Penegakan hukum me upakan pila u ama dalam menjaga keadilan dan ke e iban sosial.
Namun, dalam p ak iknya, sis em hukum di Indonesia mengalami k isis e ik yang se ius, yang pada
gili annya menimbulkan ke idakpe cayaan masya aka e hadap apa a penegak hukum. Kondisi ini
e liha da i enomena disk iminasi dalam pene apan hukum dimana hukum dianggap ajam kepada
akya kecil namun umpul kepada kelompok eli ekonomi dan poli ik, sehingga menimbulkan s igma
"hukum ajam ke bawah, umpul ke a as". K isis e ika ini idak hanya be dampak pada aspek no ma i
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 656-672
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 656-672
dan p osedu al, namun juga menghancu kan esensi keadilan subs an i yang seha usnya menjadi ujuan
u ama penegakan hukum.
1
K isis e ika ini me upakan mani es asi kegagalan ilsa a hukum mode n dalam
mengha monisasi an a a aspek mo ali as dan legali as. Filsa a hukum mode n yang menempa kan
legali as sebagai landasan u ama anpa keseimbangan mo ali as menyebabkan hukum menjadi
mekanis ik dan e lepas da i kon eks nilai-nilai kemanusiaan yang mendasa . Akiba nya, hukum
be jalan sebagai a u an kaku yang e kadang mengabaikan keadilan mo al yang seja i, sehingga
menimbulkan p ak ik hukum yang legal api idak adil.
2
Dalam kon eks budaya hukum nasional, in e nalisasi nilai e ika penegakan hukum me upakan
ondasi yang ha us dipe ahankan un uk menjaga ma aba pe adilan dan kepe cayaan publik. Namun,
apuhnya budaya hukum kembali menjadi an angan besa ; in eg i as apa a penegak hukum banyak
e jun ke p ak ik kolusi, ko upsi, dan nepo isme yang me usak k edibili as sis em hukum seca a
keselu uhan. Ke idakmampuan ilsa a hukum mode n un uk me espons an angan ini menandai
kegagalan dalam pemben ukan pa adigma hukum yang adap i dan manusiawi.
3
K isis mo al pada apa a penegak hukum, sebagaimana diso o i dalam be bagai peneli ian,
me upakan p oblema ik klasik yang be aka da i kepen ingan ekonomi-poli ik yang mengikis
p o esionalisme dan independensi. Ko upsi yang semakin masi dalam anah poli ik dan bi ok asi,
misalnya, mempe liha kan be apa penegakan hukum elah dijadikan ala un uk melanggengkan
ke idakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan. Kondisi ini mengindikasikan ke un uhan e ika pada
ingka s uk u al yang ha us dipahami seca a mendalam melalui pe spek i ilsa a hukum.
4
Tidak hanya dalam implemen asi, kegagalan ilsa a hukum mode n juga be implikasi pada
a a an eo i is. Model hukum posi i isme yang mendominasi idak membe ikan uang cukup bagi
pe imbangan mo al, sehingga hukum kehilangan si a no ma i dan nilai keadilannya. Sebagai akiba ,
hukum menjadi sumbe dominasi yang mengua kan ke idakse a aan sosial dan be kon ibusi pada
delegi imasi hukum di ma a masya aka . Penegakan hukum yang ideal seja inya ha us menjemba ani
an a a legali as o mal dan mo ali as subs an i aga dapa mewujudkan keadilan yang be makna.
Seca a his o is, pe masalahan e ika dalam penegakan hukum di Indonesia elah menjadi
pe soalan be ulang sejak masa o de lama hingga e o masi. Upaya e o masi hukum yang dilakukan
hingga saa ini belum mampu menga asi p oblema ika ini seca a menyelu uh, ka ena e o masi lebih
be okus pada aspek s uk u al dan bi ok asi anpa cukup mempe ha ikan pemba uan nilai dan budaya
hukum yang mendasa . Hal ini menunjukkan adanya kebu uhan mendesak un uk me ekons uksi
pa adigma ilsa a hukum aga lebih esponsi e hadap nilai-nilai mo al dan keadilan sosial.
5
Legi imasi hukum bukan hanya diliha da i aspek o mali asnya, e api juga da i kebe pihakan
pada nilai-nilai kemanusiaan yang menjamin keadilan inklusi dan be keadaban. K isis e ika yang
e jadi saa ini mence minkan lemahnya pengua an nilai-nilai e sebu di dalam p ak ik hukum. Upaya
ha monisasi e ik, budaya, dan eali as sosial menjadi agenda pen ing un uk mempe baiki sis em hukum
aga bena -bena dapa memenuhi ujuan nega a hukum yang be keadilan.
Dalam ke angka ke ja iloso is, k isis e ika ini mengha uskan ki a mengkaji ulang kons uksi
ilsa a hukum mode n yang e lalu menempa kan legali as sebagai pusa pe ha ian, sehingga
1
Wiyono, A. T. (2024, Ma ch 24). K isis penegakan hukum: Indonesia da u a hukum? BINUS Cha ac e Building.
h ps://binus.ac.id/cha ac e -building/2024/03/k isis-penegakan-hukum-indonesia-da u a -hukum/. (Diakses pada anggal 5 Ok obe 2025).
2
Qowiyul Iman, R. (2025, Augus 26). Ruh e ika sebagai pila budaya hukum nasional. MARINEWS – Mahkamah Agung RI.
h ps://ma inews.mahkamahagung.go.id/a ikel/ uh-e ika-sebagai-pila -budaya-hukum-nasional-0wb. (Diakses pada anggal 5 Ok obe 2025).
3
U ami, R. A., Fe nando, Z. J., P a iwi, W., & Pu a, D. A. (2022). Hukum dan Mo al Dalam Kasus-Kasus Hukum Di Indonesia. AL
IMARAH: JURNAL PEMERINTAHAN DAN POLITIK ISLAM, 7(2), 195-208. Hal. 195.
4
Uni e si as Muhammadiyah Yogyaka a. (2018, Sep embe 29). K isis mo al dan e ika bangsa Indonesia masih suli dikendalikan. UMY.
h ps://mh.umy.ac.id/k isis-mo al-dan-e ika-bangsa-indonesia-masih-suli -dikendalikan/. (Diakses pada anggal 8 Ok obe 2025).
5
Hu agalung, S. M. (2017). Penegakan hukum di Indonesia: Apakah Indonesia nega a hukum?. Sociae Poli es, 109-126. Hal. 110.
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 656-672
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 656-672
mengabaikan ungsi hukum sebagai ins umen mo al dan sosial. Rancangan ilsa a hukum yang ba u
ha us mampu menjawab an angan plu ali as maupun dinamika sosial-poli ik, dengan menempa kan
mo ali as sebagai mi a sejaja legali as dalam menegakkan keadilan subs an i .
6
Oleh ka ena i u, ulisan ini be angka da i u gensi un uk memahami k isis e ika dalam
penegakan hukum sebagai ce minan kegagalan ilsa a hukum mode n. Pendeka an yang k i is dan
holis ik e hadap masalah ini diha apkan dapa membe ikan kon ibusi ilmiah se a solusi no ma i
un uk mengembalikan keseimbangan an a a mo ali as dan legali as, sehingga penegakan hukum idak
hanya be landaskan a u an, e api juga menjunjung inggi keadilan dan nilai kemanusiaan.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana k isis e ika dalam penegakan hukum me e leksikan ke idakseimbangan an a a mo ali as
dan legali as dalam ke angka ilsa a hukum mode n, se a apa implikasinya e hadap legi imasi
sis em hukum?
2. Apa ak o - ak o mendasa yang menyebabkan kegagalan ilsa a hukum mode n dalam
mengin eg asikan nilai-nilai mo al ke dalam p ak ik penegakan hukum, sehingga memunculkan
k isis e ika yang be dampak pada e ek i i as dan keadilan hukum?
METODE PENELITIAN
Peneli ian ini menggunakan me ode kuali a i dengan pendeka an no ma i -yu idis dan iloso is
un uk mengkaji k isis e ika dalam penegakan hukum yang mence minkan kegagalan ilsa a hukum
mode n dalam menyeimbangkan mo ali as dan legali as. Pendeka an no ma i -yu idis dipakai un uk
menelaah egulasi, p insip hukum, dan dok in yang be laku, dengan okus pada ke idaksesuaian an a a
no ma hukum posi i dan nilai-nilai mo al, melalui analisis sumbe hukum p ime dan sekunde .
Pendeka an iloso is digunakan un uk menggali landasan epis emologis dan on ologis ilsa a hukum
mode n sebagai aka k isis e sebu , dengan kajian konsep ual e hadap eo i- eo i hukum dan mo ali as
se a k i ik e hadap pa adigma mode ni as. Da a dikumpulkan melalui s udi li e a u komp ehensi
yang mencakup buku, ju nal ilmiah, undang-undang, dan dokumen kebijakan e kai . Analisis
dilakukan seca a in e p e a i menggunakan eknik con en analysis un uk mengeks ak isu pokok
kegagalan ilsa a hukum mode n, se a pendeka an he meneu ik guna mena si kan makna iloso is da a
hukum dan e ika, sehingga membe ikan gamba an holis ik mengenai k isis e ika dalam penegakan
hukum.
HASIL DAN PEMBAHASAN
K isis E ika dalam Penegakan Hukum Me e leksikan Ke idakseimbangan an a a Mo ali as dan
Legali as dalam Ke angka Filsa a Hukum Mode n, se a Implikasinya Te hadap Legi imasi
Sis em Hukum
K isis e ika dalam penegakan hukum me upakan mani es asi nya a da i ke idakseimbangan
an a a mo ali as dan legali as dalam ke angka ilsa a hukum mode n. Dalam kon eks ini, mo ali as
me ujuk pada no ma-no ma kebaikan dan keadilan yang be si a uni e sal dan no ma i , sedangkan
legali as adalah a u an hukum yang di e apkan seca a o mal dan menga u pe ilaku manusia dalam
masya aka . Kon lik an a a keduanya muncul ke ika hukum, sebagai ins umen legali as, idak
dijalankan sesuai dengan nilai mo al yang menjadi ondasi keadilannya, sehingga mengakiba kan
penegakan hukum yang kehilangan legi imasi dan kepe cayaan publik. Fenomena k isis e ika ini dapa
6
U ami, R. A., Fe nando, Z. J., P a iwi, W., & Pu a, D. A. Op.ci . Hal. 196.
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 656-672
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 656-672
diliha dalam banyak kasus pelangga an kode e ik oleh apa a penegak hukum sepe i hakim, jaksa, dan
polisi yang mendominasi lanskap hukum di Indonesia saa ini.
7
K isis in eg i as ini mempe liha kan bagaimana eli e hukum yang mes inya menjadi pelindung
keadilan jus u e je embab dalam p ak ik ko upsi, penyalahgunaan wewenang, dan suap. Ini
mengindikasikan bahwa legali as idak seca a o oma is menjamin keadilan, melainkan jus u bisa
digunakan sebagai ala dominasi kekuasaan yang mengesampingkan nilai mo al yang hakiki. Dalam
ilsa a hukum mode n, khususnya pemiki an yang mengedepankan sup emasi hukum yang
be landaskan mo ali as, ke idakha monisan ini sanga p oblema is ka ena hukum kehilangan nilai
subs an i nya dan hanya menjadi kumpulan no ma o mal anpa kebe pihakan e hadap keadilan sosial.
8
Ke idakseimbangan ini mempe uncing k isis legi imasi sis em hukum. Legali as yang lepas da i
mo ali as membua masya aka memandang hukum sebagai ins umen yang ajam ke bawah e api
umpul ke a as; hukum hanya menegakkan a u an un uk me eka yang lemah dan mengabaikan a au
bahkan melindungi penyalahgunaan kekuasaan. Akiba nya, kepe cayaan publik e hadap lembaga
hukum e us menu un dan legi imasi sosial hukum pun e kikis seca a d as is. Keadaan ini dipe pa ah
oleh lemahnya pengawasan in e nal dan endahnya akun abili as apa a hukum, yang membuka uang
bagi p ak ik-p ak ik pelangga an e ika anpa sanksi yang be a i.
9
K isis e ika penegakan hukum bukan hanya pe ka a pe soalan mo al indi idual, melainkan juga
mence minkan kelemahan s uk u al dalam sis em hukum dan budaya o ganisasi apa a penegak
hukum. Ke idake ek i an mekanisme kon ol dan pengawasan mengakiba kan minimnya indakan egas
e hadap pelangga an kode e ik, yang membua pelangga an menjadi sua u no ma e sendi i di kalangan
penegak hukum. Dengan demikian, sis em hukum bukan hanya kehilangan legi imasi o mal api juga
legi imasi mo al yang esensial dalam ilsa a hukum mode n.
10
Dalam ke angka ilsa a hukum, ke idakseimbangan mo ali as dan legali as ini be implikasi
pada hilangnya keadilan subs an i di masya aka . Hukum yang idak be landaskan mo al menghasilkan
p oduk hukum yang idak mence minkan nilai-nilai keadilan uni e sal, sehingga masya aka me asakan
adanya ke idakadilan yang sis emik dan s uk u al. Hal ini be po ensi menimbulkan ke idakpa uhan
hukum seca a meluas, bahkan ke idakpe cayaan o al pada sis em pe adilan, sehingga me usak a anan
sosial dan demok asi yang seha usnya di egakkan oleh hukum.
11
K isis legi imasi ini menimbulkan e ek domino pada be bagai aspek kehidupan sosial-poli ik.
Ke ika sis em hukum dipandang idak adil, maka penegakan hukum kehilangan ungsinya sebagai pila
u ama sup emasi hukum dan a a kelola peme in ahan yang baik (good go e nance). Hal ini mengancam
kebe lanju an pembangunan demok asi dan pe lindungan hak asasi manusia, ka ena hukum jus u
menjadi ala kekuasaan yang mendominasi dan mengekang hak-hak wa ga nega a.
12
Penanggulangan k isis e ika dalam penegakan hukum ha uslah dilakukan melalui e o masi
sis emik yang be o ien asi pada pengua an e ika p o esi hukum se a penegakan akun abili as yang
anspa an. Pendidikan e ika hukum seca a be kelanju an bagi pa a apa a penegak hukum sanga i al
aga mo ali as kembali menjadi ondasi u ama penegakan hukum. Selain i u, pe lunya mekanisme
7
Fildzah, S. (2025, 17 Feb ua i). K isis in eg i as, pelangga an e ika dalam penegakan hukum di Indonesia. Kumpa an.
h ps://kumpa an.com/sya a ina- ildzah/k isis-in eg i as-pelangga an-e ika-dalam-penegakan-hukum-di-indonesia-24Me 11oBln. (Diakses
pada anggal 27 Ok obe 2025).
8
A is ias, A., & Lewoleba, K. K. (2025). Penegakan E ika dan Tanggung Jawab P o esi Ad oka Dalam Kasus Dugaan Obs uc ion o Jus ice
Oleh Roy Renin. Media Hukum Indonesia (MHI), 3(3). Hal. 3.
9
Fildzah, S. (2025, 17 Feb ua i). Op.ci . (Diakses pada anggal 27 Ok obe 2025).
10
Fildzah, S. (2025, 17 Feb ua i). Ibid. (Diakses pada anggal 28 Ok obe 2025).
11
A is ias, A., & Lewoleba, K. K. (2025). Op.ci . Hal. 4.
12
Ibid. Hal. 5
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 656-672
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 656-672
pengawasan yang independen dan kua un uk mengon ol pe ilaku apa a penegak hukum aga idak
menyimpang da i nilai-nilai mo al dan hukum yang be pihak pada keadilan.
13
Seca a keselu uhan, k isis e ika dalam penegakan hukum menegaskan bahwa legali as anpa
landasan mo ali as yang kua idak akan mampu menjamin keadilan dan legi imasi sis em hukum.
Ha monisasi an a a mo ali as dan legali as ha us menjadi pa adigma u ama dalam ilsa a hukum
mode n aga hukum idak kehilangan ungsi sosialnya dan mampu memenuhi ekspek asi keadilan
subs an i masya aka . Dengan demikian, pemulihan legi imasi sis em hukum sanga be gan ung pada
bagaimana mo ali as dapa kembali diin eg asikan ke dalam p ak ik penegakan hukum.
14
Fak o Mendasa yang Menyebabkan Kegagalan Filsa a Hukum Mode n dalam
Mengin eg asikan Nilai Mo al ke Dalam P ak ik Penegakan Hukum, sehingga Memunculkan
K isis E ika yang Be dampak pada E ek i i as dan Keadilan Hukum
Filsa a hukum mode n pada dasa nya be upaya menjemba ani hukum posi i dan nilai mo al,
namun kegagalannya e le ak pada pemisahan yang ajam an a a no ma hukum dengan nilai-nilai mo al
yang hidup dalam masya aka . Posi i isme hukum yang dominan menekankan bahwa hukum adalah
p oduk o o i as o mal dan a u an e ulis yang sah, anpa ha us selalu diuji kebena an mo alnya.
Pendeka an ini menyebabkan hukum menjadi mekanis ik dan e lepas da i kon eks mo al sosial,
sehingga hukum yang ada bisa saja o mal bena e api kehilangan “nu ani” ka ena mengabaikan nilai
kemanusiaan yang undamen al. Akiba nya, e jadi alienasi an a a hukum dan masya aka sebagai
subjek pene ima hukum.
15
Filsa a hukum mode n mengalami k isis no ma i ka ena idak mampu menyesuaikan di i
dengan kompleksi as dinamika mo al masya aka yang e us be ubah. Sis em hukum yang kaku dan
no ma i idak esponsi e hadap ke agaman nilai dan pe ubahan sosial yang cepa . Hal ini
menimbulkan kesenjangan an a a no ma hukum yang be laku dengan ekspek asi keadilan subs an i
da i masya aka . Dalam kondisi ini, penegakan hukum be jalan pada pe mukaan o mali as sehingga
keadilan p osedu al idak selalu be ujung pada keadilan subs an i yang dianggap bena dan baik seca a
mo al.
16
Ke e gan ungan ilsa a hukum mode n pada eo i- eo i yang memisahkan mo al dan hukum
juga menghamba in eg asi nilai e ika ke dalam p ak ik penegakan hukum. Misalnya, posi i isme yang
menolak pengujian mo al a as no ma hukum pada dasa nya mengabaikan bahwa hakim dan pembua
hukum adalah subjek mo al yang idak bisa lepas da i nilai-nilai e is dalam pengambilan kepu usan. Ini
menimbulkan k isis e ika yang be e ek pada legi imasi hukum dan menu unkan e ek i i as hukum
dalam menjamin keadilan. Penegak hukum se ing kali be ada dalam dilema an a a kewajiban o mal
dan un u an mo al, yang apabila idak diakomodasi dengan baik, menghasilkan kepu usan yang idak
adil dan kehilangan kepe cayaan publik.
17
Pendeka an ilsa a hukum yang e lalu eo i is dan no ma i juga menjadi penghalang dalam
pene apan nilai mo al seca a konk e . Ka ena ilsa a hukum mode n se ing kali hanya membahas
hukum dalam anah abs ak anpa pene jemahan yang e ek i ke dalam p ak ik lapangan, maka nilai-
nilai mo al yang dibahas idak cukup mampu menga ahkan pe ilaku hukum yang humanis dan
13
Fildzah, S. (2025, 17 Feb ua i). Op.ci . (Diakses pada anggal 28 Ok obe 2025).
14
A is ias, A., & Lewoleba, K. K. (2025). Op.ci . Hal. 5.
15
San oso, A. P. A., Mahyu i, T., I awan, D. A., & Mulyono, P. (2025). Pengembangan Model Teo i Hukum “PERKUTUT”: Menuju
Pa adigma Hukum Be basis Keseimbangan E is dan T ansedensi Sosial. Sanska a Hukum dan HAM, 4(01), 178-186. Hal. 183.
16
Yulian i, F. A., & Handayani, P. (2024). INTEGRASI FILSAFAT HUKUM, TEORI HUKUM, DAN DOGMATIK HUKUM: STUDI
TENTANG RELASI KETIGA ELEMEN DALAM PEMBENTUKAN, PENERAPAN, DAN PENEGAKAN HUKUM MELALUI STUDI
KASUS KORUPSI E-KTP DI INDONESIA. Ju nal Ilmu Hukum, 3(2), 9-16. Hal. 12.
17
Junaedi, O. (2025). Relasi An a a Mo ali as Dan Hukum: Pe spek i Filsa a Hukum Kon empo e . Lex Laguens: Ju nal Kajian Hukum dan
Keadilan, 3(1), 204-216. Hal. 208.
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 656-672
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 656-672
be keadilan. Hal ini mempe kua dis ungsi sis em hukum e hadap isu-isu sosial ak ual sepe i
pelangga an HAM, ke impangan, dan ke idakadilan s uk u al yang membu uhkan in e p e asi mo al
yang dinamis.
18
Fak o lain yang mendasa adalah lemahnya in eg asi an a a ilsa a hukum dengan eo i hukum
dan dogma ik hukum. Kesenjangan an a a eo i yang ideal dan p ak ik dogma ik yang cende ung kaku
menyebabkan nilai keadilan subs an i se ingkali e abaikan. Dogma ik hukum yang e lalu okus pada
kepas ian dan konsis ensi no ma, kadang mengesampingkan kon eks mo al dan keadilan yang dinamis.
Dengan demikian, e jadi agmen asi an a a ondasi mo al ilsa a hukum dan pene apan hukum yang
nya a di lapangan.
19
Dalam kon eks k isis e ika, kegagalan ilsa a hukum mode n juga be aka pada ku angnya
s anda e ika yang jelas dan di e ima luas dalam p ak ik penegakan hukum. Hal ini mencip akan uang
bagi p ak ik ko upsi, disk iminasi, dan pelangga an hukum yang jus u legi imasi seca a o mal. K isis
ini melemahkan kapasi as hukum un uk menjadi ins umen keadilan sosial dan menyelesaikan kon lik
seca a adil, sekaligus menimbulkan ke aguan a as k edibili as dan e ek i i as sis em hukum i u
sendi i.
20
Bebe apa pemiki ilsa a hukum kon empo e sepe i Ronald Dwo kin dan Lon Fulle
menawa kan pendeka an yang mengin eg asikan nilai mo al dan hukum seca a lebih ha monis, namun
implemen asi p ak isnya masih ke ap e ben u oleh dominasi posi i isme dan s uk u hukum yang
bi ok a is. Oleh ka ena i u, k isis e ika yang muncul adalah enomena u unan da i ke idakmampuan
sis em hukum mode n mengadap asi ilsa a hukum yang esponsi e hadap nilai-nilai mo al, yang
pada akhi nya melemahkan ungsi hukum sebagai ala keadilan dan penga u an sosial.
21
Seca a keselu uhan, kegagalan ilsa a hukum mode n dalam mengin eg asi nilai mo al ke
dalam p ak ik hukum disebabkan oleh pemisahan ajam an a a hukum dan mo al dalam eo i,
ke idakmampuan hukum adap i e hadap dinamika mo al masya aka , kesenjangan an a a eo i dan
p ak ik hukum, se a lemahnya penegakan s anda e ika. Hal e sebu melahi kan k isis e ika yang
be dampak pada e ek i i as hukum dan keadilan subs an i , sehingga menun u e o mulasi ilsa a
hukum yang lebih in eg a i dan kon eks ual.
22
SIMPULAN
K isis e ika dalam penegakan hukum mence minkan ke idakseimbangan mendasa an a a
mo ali as dan legali as dalam ilsa a hukum mode n, di mana hukum yang o mal dan no ma i gagal
mengin eg asikan nilai mo al yang esensial un uk menegakkan keadilan subs an i dan legi imasi sis em
hukum. Pemisahan ajam an a a hukum dan mo al, dominasi posi i isme yang menekankan a u an
e ulis anpa pengujian mo al, se a ke idakmampuan hukum adap i e hadap dinamika nilai
masya aka , menghasilkan p ak ik hukum yang mekanis ik, ko up, dan kehilangan kepe cayaan publik.
Kelemahan s uk u al dan budaya o ganisasi apa a hukum juga mempe pa ah k isis ini dengan
lemahnya pengawasan dan akun abili as, sehingga hukum kehilangan kedudukannya sebagai pila
keadilan dan a a kelola peme in ahan yang baik. Re o masi sis emik yang mengedepankan pendidikan
18
Ibid. Hal. 210.
19
Yulian i, F. A., & Handayani, P. Op.ci . Hal. 13.
20
Khusnul K., M. (2025, 21 Juni). An a a hukum dan mo al: Telaah elasi no ma i dalam disku sus ilsa a hukum. Mahkamah Agung
Republik Indonesia Ma iNews. Diakses da i h ps://ma inews.mahkamahagung.go.id/a ikel/an a a-hukum-dan-mo al- elaah- elasi-no ma i -
0l2. (Diakses pada anggal 3 No embe 2025).
21
Sa ono, S., Rahma , S. M., Fa iska, N., Ja a , F., A iyah, G., P ayu i, Y., & Sapsudin, A. (2025). Recons uc ing Legal Philosophy Amids
a No ma i e C isis: A Desc ip i e Quali a i e S udy o Discou se on Jus ice and Mo ali y in Con empo a y Law: Rekons uksi Filsa a Hukum
di Tengah K isis No ma i : Kajian Kuali a i Desk ip i a as Wacana Keadilan dan Mo ali as dalam Hukum Kon empo e . In e na ional Jou nal
O Social, Policy And Law, 6(2), 61-66. Hal. 64.
22
Khusnul K., M. (2025, 21 Juni). Op.ci . (Diakses pada anggal 6 No embe 2025).
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 656-672
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 656-672
e ika, pengua an akun abili as, dan ha monisasi an a a mo ali as dan legali as sanga pen ing aga
hukum kembali be ungsi sebagai ins umen keadilan sosial yang esponsi dan legi imasi sosialnya
pulih, menun u ilsa a hukum mode n yang lebih in eg a i , kon eks ual, dan be o ien asi pada
subs ansi mo al dalam p ak ik penegakan hukum.
REFERENSI
A is ias, A., & Lewoleba, K. K. (2025). Penegakan E ika Dan Tanggung Jawab P o esi Ad oka Dalam
Kasus Dugaan Obs uc ion O Jus ice Oleh Roy Renin. Media Hukum Indonesia (Mhi), 3(3).
Fildzah, S. (2025, 17 Feb ua i). K isis In eg i as, Pelangga an E ika Dalam Penegakan Hukum Di
Indonesia. Kumpa an. H ps://Kumpa an.Com/Sya a ina-Fildzah/K isis-In eg i as-Pelangga an-
E ika-Dalam-Penegakan-Hukum-Di-Indonesia-24me 11obln. (Diakses Pada Tanggal 27 Ok obe
2025).
Hu agalung, S. M. (2017). Penegakan Hukum Di Indonesia: Apakah Indonesia Nega a Hukum?. Sociae
Poli es, 109-126.
Junaedi, O. (2025). Relasi An a a Mo ali as Dan Hukum: Pe spek i Filsa a Hukum Kon empo e . Lex
Laguens: Ju nal Kajian Hukum Dan Keadilan, 3(1), 204-216.
Khusnul K., M. (2025, 21 Juni). An a a Hukum Dan Mo al: Telaah Relasi No ma i Dalam Disku sus
Filsa a Hukum. Mahkamah Agung Republik Indonesia Ma inews. Diakses Da i
H ps://Ma inews.Mahkamahagung.Go.Id/A ikel/An a a-Hukum-Dan-Mo al-Telaah-Relasi-
No ma i -0l2. (Diakses Pada Tanggal 3 No embe 2025).
Qowiyul Iman, R. (2025, Augus 26). Ruh E ika Sebagai Pila Budaya Hukum Nasional. Ma inews –
Mahkamah Agung Ri. H ps://Ma inews.Mahkamahagung.Go.Id/A ikel/Ruh-E ika-Sebagai-
Pila -Budaya-Hukum-Nasional-0wb. (Diakses Pada Tanggal 5 Ok obe 2025).
San oso, A. P. A., Mahyu i, T., I awan, D. A., & Mulyono, P. (2025). Pengembangan Model Teo i
Hukum “Pe ku u ”: Menuju Pa adigma Hukum Be basis Keseimbangan E is Dan T ansedensi
Sosial. Sanska a Hukum Dan Ham, 4(01), 178-186.
Sa ono, S., Rahma , S. M., Fa iska, N., Ja a , F., A iyah, G., P ayu i, Y., & Sapsudin, A. (2025).
Recons uc ing Legal Philosophy Amids A No ma i e C isis: A Desc ip i e Quali a i e S udy O
Discou se On Jus ice And Mo ali y In Con empo a y Law: Rekons uksi Filsa a Hukum Di
Tengah K isis No ma i : Kajian Kuali a i Desk ip i A as Wacana Keadilan Dan Mo ali as Dalam
Hukum Kon empo e . In e na ional Jou nal O Social, Policy And Law, 6(2), 61-66.
Uni e si as Muhammadiyah Yogyaka a. (2018, Sep embe 29). K isis Mo al Dan E ika Bangsa
Indonesia Masih Suli Dikendalikan. Umy. H ps://Mh.Umy.Ac.Id/K isis-Mo al-Dan-E ika-
Bangsa-Indonesia-Masih-Suli -Dikendalikan/. (Diakses Pada Tanggal 8 Ok obe 2025).
U ami, R. A., Fe nando, Z. J., P a iwi, W., & Pu a, D. A. (2022). Hukum Dan Mo al Dalam Kasus-
Kasus Hukum Di Indonesia. Al Ima ah: Ju nal Peme in ahan Dan Poli ik Islam, 7(2), 195-208.
Wiyono, A. T. (2024, Ma ch 24). K isis Penegakan Hukum: Indonesia Da u a Hukum? Binus
Cha ac e Building. H ps://Binus.Ac.Id/Cha ac e -Building/2024/03/K isis-Penegakan-Hukum-
Indonesia-Da u a -Hukum/. (Diakses Pada Tanggal 5 Ok obe 2025).
Yulian i, F. A., & Handayani, P. (2024). In eg asi Filsa a Hukum, Teo i Hukum, Dan Dogma ik
Hukum: S udi Ten ang Relasi Ke iga Elemen Dalam Pemben ukan, Pene apan, Dan Penegakan
Hukum Melalui S udi Kasus Ko upsi E-K p Di Indonesia. Ju nal Ilmu Hukum, 3(2), 9-16.