Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 681-689
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 681-689
Pe anggungjawaban Hukum a as Dampak Lingkungan da i Penggunaan Gas
Ai Ma a dalam Aksi Unjuk Rasa
Legal Accoun abili y o En i onmen al Impac s Resul ing om he Use o Tea Gas in Public
Demons a ions
Laily Magh i oh2
1Uni e si as Pembangunan Nasional “Ve e an” Jaka a
Email: [email protected] j.ac.id
Abs ac : This s udy aims o analyze he o m o legal liabili y o en i onmen al pollu ion
caused by he use o ea gas du ing he demons a ion on Augus 28–29, 2025, in Jaka a,
as well as o examine he en i onmen al impac s esul ing om he use o such chemical
agen s. The esea ch employs a no ma i e ju idical me hod using s a u o y, concep ual,
and case app oaches. The legal ma e ials consis o p ima y sou ces, including he 1945
Cons i u ion o he Republic o Indonesia, Law Numbe 32 o 2009 on En i onmen al
P o ec ion and Managemen , and a ious ele an police egula ions, suppo ed by
seconda y and e ia y legal ma e ials. The analysis is conduc ed h ough a desc ip i e
quali a i e app oach, compa ing he empi ical eali y o ea gas use ha leads o pollu ion
and public heal h impac s wi h he legal no ms ha should guide law en o cemen o icials
in acco dance wi h en i onmen al law p inciples and human igh s s anda ds. The indings
indica e ha he use o ea gas in c owd con ol ac i i ies has he po en ial o iola e
en i onmen al law p o isions, cause ai pollu ion, and nega i ely a ec public heal h and
he ecological balance in he a ec ed a eas.
Abs ac : Peneli ian ini be ujuan un uk menganalisis ben uk anggung jawab hukum a as
pencema an lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan gas ai ma a dalam unjuk asa
pada 28–29 Agus us 2025 di Jaka a, se a mengkaji dampak lingkungan yang di imbulkan
da i penggunaan bahan kimia e sebu . Me ode peneli ian yang digunakan adalah yu idis
no ma i dengan pendeka an pe undang-undangan, pendeka an konsep ual, dan pendeka an
kasus. Bahan hukum yang digunakan melipu i bahan hukum p ime sepe i Undang-Undang
Dasa Nega a Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomo 32 Tahun 2009
en ang Pe lindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, se a be bagai pe a u an
kepolisian yang ele an, di unjang oleh bahan hukum sekunde dan e sie . Analisis
dilakukan seca a desk ip i kuali a i dengan membandingkan an a a kenya aan empi is di
lapangan mengenai penggunaan gas ai ma a yang menimbulkan pencema an dan dampak
keseha an masya aka dengan ke en uan hukum yang seha usnya di e apkan oleh apa a
penegak hukum be dasa kan p insip-p insip hukum lingkungan dan hak asasi manusia.
Hasil peneli ian menunjukkan bahwa p ak ik penggunaan gas ai ma a dalam pengendalian
massa be po ensi melangga ke en uan hukum lingkungan, menyebabkan pencema an
uda a, se a be dampak nega i e hadap keseha an masya aka dan keseimbangan
ekosis em di seki a wilayah e dampak.
A icle His o y
Recei ed: Ok obe 29, 2025
Re ised: Ok obe 30, 2025
Published: No embe 14, 20252017
Keywo ds :
legal esponsibili y, en i onmen al
pollu ion, ea gas, demons a ion,
en i on al law
Ka a Kunci :
anggung jawab hukum, pencema an
lingkungan, gas ai ma a, unjuk asa,
hukum lingkungan
h ps://doi.o g/10.5281/zenodo.177072
This is an open-access a icle unde he CC-BY-SA License.
PENDAHULUAN
Dalam sis em peme in ahan yang be landaskan demok asi sepe i Indonesia, unjuk asa
be ungsi sebagai sa ana pen ing bagi masya aka un uk menyalu kan aspi asi se a menegakkan hak-
hak kons i usional me eka dalam kehidupan be bangsa dan be nega a. Aksi demons asi yang digela
oleh mahasiswa, khususnya, mence minkan pa isipasi ak i wa ga nega a dalam mengawasi kebijakan
peme in ah dan memas ikan e selengga anya p insip-p insip demok asi. Hak un uk menyampaikan
pendapa di uang publik elah dijamin dalam Pasal 28E aya (3) Undang-Undang Dasa Nega a
Republik Indonesia Tahun 1945, yang menegaskan bahwa se iap o ang be hak a as kebebasan
be se ika , be kumpul, dan mengemukakan pendapa . Ke en uan ini dipe kua melalui Undang-Undang
Nomo 9 Tahun 1998 en ang Keme dekaan Menyampaikan Pendapa di Muka Umum, yang
membe ikan legi imasi hukum bagi wa ga nega a un uk melakukan aksi p o es seca a damai dan
be anggung jawab. Oleh sebab i u, unjuk asa dapa menjadi wadah yang sah bagi masya aka un uk
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 681-689
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 681-689
mengeksp esikan ke idakse ujuan e hadap kebijakan peme in ah, selama pelaksanaannya e ap be ada
dalam ba as-ba as hukum, mengho ma i hak o ang lain, se a menjaga ke e iban dan keamanan publik.
1
P insip ke e iban umum dalam pelaksanaan unjuk asa hanya dapa e jamin apabila apa a
kepolisian menjalankan ugas seca a p o esional sesuai UU No. 2 Tahun 2002 en ang Kepolisian
Nega a RI, khususnya Pasal 18 dan Pasal 19, se a ke en uan Pe kap No. 7 Tahun 2012 dan Pe kap No.
16 Tahun 2006 yang menekankan pendeka an pe suasi , p opo sional, p osedu al, dan akun abel.
Namun, p ak ik penggunaan gas ai ma a se ing menunjukkan indakan ep esi yang be en angan
dengan konsep democ a ic policing, padahal ins umen ini elah dila ang penggunaannya dalam
pepe angan melalui Kon ensi Senja a Kimia 1993 ka ena si a nya yang be bahaya
2
. Sebagai lembaga
nega a, kepolisian seha usnya mengedepankan demok asi, akun abili as, dan pengho ma an HAM,
semen a a dalam ke angka nega a hukum, peme in ah be kewajiban memas ikan pe lindungan hak
wa ga, dan se iap wa ga nega a e ap di un u menjunjung inggi hukum sebagaimana dia u dalam Pasal
27 aya (1) UUD NRI 1945.
Pasal 98 Undang-Undang Nomo 32 Tahun 2009 en ang Pe lindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup mene apkan sanksi pidana be a be upa penja a hingga 15 ahun dan denda
maksimal Rp15 milia bagi pelaku pencema an yang mengakiba kan luka a au kema ian, sekaligus
menegaskan u gensi pengawasan se a penegakan hukum yang egas dalam pengendalian polusi uda a.
Pencema an uda a sendi i dide inisikan sebagai masuknya za , ene gi, a au komponen lain ke uda a
ambien dalam jumlah yang melampaui baku mu u sehingga membahayakan keseha an manusia, hewan,
umbuhan, dan mengganggu kenyamanan hidup
3
.
Penggunaan gas ai ma a dalam pengendalian massa menimbulkan pe soalan hukum
lingkungan ka ena be dampak langsung pada keseha an masya aka dan kuali as uda a. Be dasa kan
P insip Pencema Membaya dan P insip Tanggung Jawab, apa a kepolisian maupun nega a
be kewajiban menanggung konsekuensi se a melakukan pemulihan a as pencema an yang
di imbulkan. P insip Keha i-ha ian menun u aga penggunaan gas ai ma a dipe imbangkan seca a
ce ma un uk mencegah isiko se ius, khususnya di kawasan pemukiman yang dihuni kelompok en an.
Pelangga an e hadap hak a as lingkungan hidup yang baik dan seha , sebagaimana dijamin dalam Pasal
28H aya (1) UUD NRI 1945 dan Pasal 65 aya (1) UUPPLH, menunjukkan bahwa p ak ik ep esi
semacam ini idak hanya be en angan dengan e ika demok asi, e api juga melangga p insip-p insip
undamen al hukum lingkungan.
Dalam ke usuhan aksi unjuk asa 28–29 Agus us 2025 di Jaka a, apa a kepolisian dinilai
melakukan indakan ep esi yang melampaui ke en uan hukum, salah sa unya dengan menembakkan
gas ai ma a hingga menyasa kawasan pemukiman wa ga di Pejompongan dan Pe ambu an.
Penggunaan gas ai ma a ini menimbulkan dampak keseha an se ius bagi masya aka sipil yang idak
e liba langsung dalam demons asi, sebab senyawa kimia sepe i chlo oace ophenone (CN) dan
chlo obenzylidene malononi ile (CS) dapa menyebabkan i i asi pa ah pada ma a, kuli , se a salu an
pe napasan, dengan gejala be upa ma a me ah, ba uk, sesak napas, hingga asa e baka pada
enggo okan. Risiko semakin besa ke ika papa an e jadi di uang e u up, ka ena dapa be ujung pada
komplikasi be a sepe i ke usakan pe manen pada ma a, gagal napas, bahkan se angan jan ung pada
1
Feb iansyah, G., & Khamid, A. (2025). Kebijakan Nega a e hadap unjuk asa Mahasiswa: Pelangga an HAM dalam Pe spek i Hukum dan
Sosial. JURNAL ILMIAH NUSANTARA, 2(5), 941-948. Hlm. 942
2
A yadu a, Y. R., Wada, I. A., & Ind aya i, R. (2025). Kebebasan Be pendapa Dalam nega a Hukum Demok a is Di injau Da i
Pe anggungjawaban Kepolisian Dalam Penggunaan Gas Ai Ma a. INICIO LEGIS, 6(1), 56-80. Hlm. 59
3
J. M. Lambonan, Tinjauan Hukum Te hadap Penggunaan Kenda aan Be mo o yang Mencema i Lingkungan dan Mengakiba kan
Polusi Uda a Menu u Undang-Undang Nomo 32 Tahun 2009, Lex C imen, Vol. 12 No. 5, 2024, hlm. 4.
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 681-689
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 681-689
kelompok en an sepe i anak-anak, ibu hamil, lansia, dan pende i a penyaki pa u a au jan ung
4
. Da i
sudu pandang hukum lingkungan, penggunaan gas ai ma a di a ea pemukiman idak hanya be po ensi
membahayakan keseha an masya aka , e api juga dapa menyebabkan pencema an uda a se a
mengganggu hak wa ga un uk mempe oleh lingkungan hidup yang be sih dan seha sebagaimana
dijamin dalam UU PPLH.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana ben uk anggung jawab hukum a as pencema an lingkungan akiba penggunaan gas ai
ma a yang di imbulkan dalam unjuk asa 28 - 29 Agus us 2025 di Jaka a?
2. Bagaimana dampak lingkungan yang di imbulkan akiba gas ai ma a dalam unjuk asa 28 - 29
Agus us 2025 di Jaka a?
METODE PENELITIAN
Peneli ian ini menggunakan me ode yu idis no ma i , yai u me ode peneli ian yang be okus
pada pengkajian hukum sebagai no ma e ulis yang be laku dan menga u pe ilaku manusia dalam
kehidupan be masya aka . Me ode ini digunakan un uk menelaah asas, kaidah, dan dok in hukum yang
menjadi dasa dalam menganalisis pe masalahan hukum yang muncul. Dalam peneli ian ini di e apkan
bebe apa pendeka an, yakni pendeka an pe undang-undangan un uk menelaah ke en uan hukum posi i
yang be laku, pendeka an konsep ual un uk memahami eo i dan p insip hukum yang be kai an dengan
isu yang di eli i, se a pendeka an kasus un uk menelaah pene apan hukum dalam p ak ik melalui
analisis e hadap kasus-kasus ele an. Sumbe da a yang digunakan e di i da i bahan hukum p ime
sepe i pe a u an pe undang-undangan, bahan hukum sekunde sepe i li e a u dan ju nal ilmiah, se a
bahan hukum e sie sepe i kamus hukum dan ensiklopedia. Selu uh bahan hukum e sebu dianalisis
dengan menggunakan me ode desk ip i kuali a i guna menghasilkan pemahaman yang sis ema is,
mendalam, dan menyelu uh mengenai pe masalahan hukum yang menjadi okus peneli ian ini.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Ben uk Tanggung Jawab Hukum a as Pencema an Lingkungan Akiba Penggunaan Gas Ai
Ma a yang Di imbulkan Dalam Unjuk Rasa 28 - 29 Agus us 2025 di Jaka a
Di Indonesia, penggunaan gas ai ma a dalam kondisi non-pe ang a au pengendalian massa
e jadi dalam be bagai pe is iwa demons asi, salah sa unya pada aksi unjuk asa 28–29 Agus us 2025
di Jaka a.
5
Aksi yang diiku i oleh be bagai kalangan masya aka yang e di i a as mahasiswa, bu uh,
dan wa ga sipil un uk menyua akan 17 un u an akya kepada peme in ah, DPR, pa ai poli ik, TNI,
Pol i, se a kemen e ian e kai , dise ai 8 un u an lanju an dengan engga wak u hingga 31 Agus us
2026. Tun u an e sebu mencakup be bagai isu s a egis, an a a lain penghen ian k iminalisasi e hadap
demons an, pemben ukan im in es igasi independen a as ko ban keke asan apa a , e o masi DPR dan
pa ai poli ik, pengesahan RUU Pe ampasan Ase Ko up o , e isi UU Kepolisian, se a pena ikan TNI
da i ugas- ugas sipil. Meskipun pejaba nega a sepe i Menkopolhukam Yus il Ihza Mahend a dan
Mendag i Ti o Ka na ian menya akan bahwa peme in ah akan me espons un u an e sebu seca a
posi i melalui koo dinasi an a kemen e ian dan lembaga, kenya aannya apa a kepolisian jus u
menembakkan gas ai ma a un uk membuba kan massa aksi.
6
4
Alodok e . (2023, Ok obe 6). Sepu a gas ai ma a dan dampaknya bagi keseha an. Alodok e . Diakses pada 10/09/2025 melalui
h ps://www.alodok e .com/sepu a -gas-ai -ma a-dan-dampaknya-bagi-keseha an
5
ICJR. (2023, June 27). Aspek c iminal jus ice bagi saksi dan ko ban penembakan gas ai ma a. Ins i u e o C iminal Jus ice Re o m.
h ps://icj .o .id/8388-2/ Hlm 12-13
6
Akashi, N. U. (2025, Sep embe 5). 17+8 Tun u an Rakya Apa Saja? Ini Isi Lengkap dan 6 Pihak yang Di un u . Diakses pada 18/10/2025
melalui De ikJa eng. h ps://www.de ik.com/ja eng/be i a/d-8097673/17-8- un u an- akya -apa-saja-ini-isi-lengkap-dan-6-pihak-yang-
di un u
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 681-689
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 681-689
Pe is iwa yang awalnya be langsung damai di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jaka a Pusa ,
dan diiku i seki a 10.000 pese a, be ubah menjadi ben okan yang meluas hingga kawasan
Pejompongan, Slipi, Palme ah, dan Jalan Ga o Sub o o se elah apa a menggunakan gas ai ma a dan
wa e cannon. Meskipun belum e dapa da a esmi mengenai jenis maupun olume gas ai ma a yang
digunakan, kejadian e sebu menimbulkan kekhawa i an e hadap pencema an lingkungan, e u ama
pada kuali as uda a, a ea pemukiman, asili as publik, dan ege asi di seki a lokasi.
7
Be dasa kan Pasal
1 angka 14 UU PPLH, pencema an lingkungan hidup me upakan masuknya a au dimasukkannya
makhluk hidup, za , ene gi, dan/a au komponen lain ke dalam lingkungan oleh ak i i as manusia hingga
melampaui baku mu u lingkungan yang elah di e apkan. Penggunaan gas ai ma a dalam pe is iwa
e sebu dapa dika ego ikan sebagai ben uk pencema an lingkungan yang imbul akiba kegia an
manusia dan be po ensi menimbulkan dampak bu uk e hadap keseha an masya aka se a mengganggu
keseimbangan ekosis em di a ea e dampak.
Da i pe spek i hukum in e nasional, s anda penga u an e hadap penggunaan bahan kimia
sepe i gas ai ma a dapa di elusu i melalui Kon ensi Senja a Kimia, yang menjadi dasa bagi
pemba asan dan pengawasan penggunaan za kimia be acun oleh nega a. Kon ensi ini, yang di a i ikasi
Indonesia melalui UU No. 6 Tahun 1998, menegaskan la angan o al e hadap pengembangan, p oduksi,
penimbunan, ans e , dan penggunaan senja a kimia, e masuk kewajiban se iap nega a pihak un uk
memusnahkan selu uh pe sediaan yang dimilikinya. Ke en uan ini be aka da i Kon e ensi Den Haag
ahun 1899 mene apkan la angan e hadap penggunaan pelu u a au p oyek il yang mengandung gas
be acun ka ena dapa menimbulkan gangguan pe napasan se a menyebabkan cede a se ius.
Be dasa kan Pasal II CWC, senja a kimia mencakup semua bahan kimia be acun dan p eku so nya,
kecuali jika digunakan un uk ujuan damai, pe lindungan e hadap bahan be acun, kepen ingan mili e
non-pepe angan, a au penegakan hukum. Selain i u, Pasal VI dan lampi annya menga u mekanisme
e i ikasi dan inspeksi oleh O ganisa ion o he P ohibi ion o Chemical Weapons (OPCW) e hadap
indus i kimia yang be po ensi menghasilkan bahan be acun, melalui kewajiban dekla asi se a
peme iksaan langsung (on-si e inspec ion) guna memas ikan kepa uhan e hadap kon ensi e sebu .
8
Pe a u an Kapol i Nomo 1 Tahun 2009 en ang Penggunaan Kekua an dalam Tindakan
Kepolisian be ungsi sebagai pedoman bagi se iap anggo a Pol i dalam menjalankan ugas di lapangan
aga penggunaan kekua an dilakukan seca a p opo sional, e uku , dan be anggung jawab. Tindakan
kepolisian me upakan langkah a au upaya paksa yang dilakukan sesuai dengan ke en uan hukum un uk
mencegah, menghen ikan, a au menindak pelaku kejaha an yang dapa membahayakan keselama an
jiwa, ha a benda, maupun keho ma an masya aka . Penggunaan kekua an oleh apa a kepolisian be a i
pene apan kemampuan isik a au ala e en u oleh anggo a Pol i dalam menjalankan ugasnya un uk
menegakkan hukum dan menjaga keamanan. Tindakan ini dapa dilakukan, misalnya, un uk mencegah
pelaku kejaha an mela ikan di i, melindungi di i sendi i maupun masya aka da i ancaman, a au
menanggapi si uasi be bahaya yang dapa menimbulkan luka be a maupun kema ian. Namun,
penggunaan kekua an ha us dilakukan seca a be ahap, e uku , dan hanya apabila ca a-ca a lain yang
lebih ingan idak lagi e ek i un uk menga asi keadaan e sebu .
9
Penggunaan gas ai ma a e masuk dalam salah sa u ahapan penggunaan kekua an oleh Pol i,
yai u pada Tahap 5 yang mencakup kendali menggunakan senja a umpul a au senja a kimia sepe i gas
ai ma a dan semp o an cabai, sesuai dengan s anda yang elah di e apkan Pol i. Ke en uan ini
7
Ma dian i, D. L. (2025, Augus 31). K onologi demo memp o es DPR hingga meluas be ubah penja ahan. Diakses pada 18/10/2025
Tempo.co. h ps://www. empo.co/poli ik/k onologi-demo-memp o es-dp -hingga-meluas-be ubah-penja ahan-2065182
8
ICJR. (2023, June 27). Aspek c iminal jus ice bagi saksi dan ko ban penembakan gas ai ma a. Ins i u e o C iminal Jus ice Re o m.
h ps://icj .o .id/8388-2/ Hlm. 3-4
9
Ibid. ICJR. Hlm. 6
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 681-689
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 681-689
dipe jelas melalui P osedu Te ap Kapol i Nomo 1 Tahun 2010 en ang Penanggulangan Ana kis, yang
menya akan bahwa indakan ana kis me upakan pelangga an hukum yang dapa mengancam keamanan
dan ke e iban umum. Dalam a u an e sebu , ana kis dibedakan menjadi dua jenis, yai u Ancaman
Gangguan (AG) yang belum menimbulkan indakan ana kis, sepe i membawa senja a a au benda
be bahaya, dan Gangguan Nya a (GN) yang sudah be upa indakan ana kis, misalnya pe kelahian
massal, pembaka an, a au pe usakan asili as. Selain i u, Pe a u an Kapol i Nomo 2 Tahun 2019
en ang Penindakan Hu u-Ha a juga menga u a a ca a penanganan ke usuhan massa un uk menjaga
keamanan, ke e iban masya aka , se a memas ikan penegakan hukum dilakukan dengan ca a yang
p o esional dan p opo sional.
10
Dalam sis em hukum Indonesia, ke en uan mengenai penggunaan dan pela angan bahan kimia
sebagai senja a dia u dalam UU Nomo 9 Tahun 2008, yang memua pengelompokan jenis bahan
kimia, a a ca a penggunaannya, se a ancaman pidana bagi pihak yang menyalahgunakan bahan
e sebu idak sesuai dengan ke en uan yang be laku. Be dasa kan Pasal 4, bahan kimia dibedakan
menjadi Bahan Kimia Da a (Da a 1, 2, dan 3) se a Bahan Kimia O ganik Nonda a (DOC dan
PSF), yang hanya boleh digunakan un uk kepen ingan sah sepe i peneli ian, indus i, a au penegakan
hukum sesuai s anda keselama an. Namun, penggunaan bahan kimia seca a idak sesuai p osedu ,
sepe i penggunaan gas ai ma a dalam pengendalian massa yang be lebihan, dapa menimbulkan
ko ban jiwa dan pencema an lingkungan. Gas ai ma a mengandung senyawa be acun sepe i
B omobenzyl Cyanide (BBC), Chlo oace ophenone (CN), Chlo obenzylidene Malononi ile (CS),
Chlo opic in (CP), dan Dibenzoxazepine (CR) yang e golong Bahan Be bahaya dan Be acun (B3).
11
Be dasa kan UU PPLH, khususnya Pasal 41, Pasal 69 aya (1) hu u e, Pasal 98–99, dan Pasal
102, se iap o ang dila ang melakukan kegia an yang mengakiba kan pencema an uda a a au
menggunakan B3 anpa izin, dengan ancaman pidana bagi pelangga . Sejalan dengan i u, PP Nomo 22
Tahun 2021, e u ama Pasal 274, Pasal 275, Pasal 67 angka 67, dan Pasal 390,
12
mewajibkan
pengelolaan limbah B3 se a mela ang pelepasan za be bahaya ke lingkungan anpa pe se ujuan
peme in ah. Dalam hal ini, apa a kepolisian be anggung jawab seca a hukum a as penggunaan gas ai
ma a yang dilakukan di kawasan pemukiman pada sepe i Pejompongan, ka ena indakan e sebu
menyebabkan pencema an uda a dan gangguan keseha an masya aka seki a .
Jika pada saa penembakan gas ai ma a e jadi pada malam ha i, ke ika massa aksi damai elah
membuba kan di i dan idak ada lagi kegia an demons asi esmi, maka seca a hukum idak e dapa
dasa pembena an yang sah bagi apa a kepolisian un uk melakukan indakan pembuba an
menggunakan kekua an kimia e sebu . indakan apa a seha usnya hanya di ujukan un uk
menghen ikan ancaman nya a, bukan e hadap wa ga sipil a au sisa masya aka yang be ada di seki a
lokasi. Penembakan gas ai ma a di wilayah pemukiman pada . Oleh ka ena i u, dalam pe spek i hukum
lingkungan maupun hak asasi manusia, indakan kepolisian e sebu dapa dinilai sebagai
penyalahgunaan kekua an (excessi e use o o ce) yang menimbulkan pe anggungjawaban hukum,
baik seca a adminis a i , pidana, maupun e ik, ka ena idak memenuhi unsu keha usan, kewaja an,
dan legali as sebagaimana dia u dalam pe a u an pe undang-undangan.
10
Ibid. ICJR. Hlm. 5-10
11
Ibid. ICJR.
12
Maula, G. M. (2024). E ek i i as Implemen asi Kebijakan Pengendalian Pencema an Uda a di Indonesia. Sa ana: Indonesian Jou nal o
Na u al Resou ces and En i onmen al Law, 1(02), 145-159. Hlm. 151
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 681-689
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 681-689
Dampak Lingkungan yang Di imbulkan Akiba Gas Ai Ma a Dalam Unjuk Rasa 28 - 29 Agus us
2025 di Jaka a
Meningka nya penggunaan gas ai ma a sebagai sa ana pengendalian massa di be bagai dae ah
di Indonesia menimbulkan kekhawa i an yang besa , idak hanya e kai dampaknya e hadap keseha an
manusia, e api juga e hadap kuali as dan keseimbangan lingkungan seki a nya. Gas ai ma a umumnya
mengandung senyawa kimia sepe i Chlo obenzylidene Malononi ile (CS) a au Chlo oace ophenone
(CN), yang be si a i i an kua e hadap ja ingan ubuh manusia dan be po ensi menimbulkan e ek
oksik apabila digunakan seca a be lebihan. Papa an bahan kimia ini idak hanya be dampak pada
indi idu yang e papa langsung, e api juga dapa mencema i uda a, anah, dan ai di lingkungan
seki a .
Ke ika dilepaskan ke uda a, gas ai ma a menyeba dalam ben uk ae osol a au pa ikel halus
yang dapa menu unkan kuali as uda a lokal. Pencema an uda a ini membahayakan manusia se a dapa
memenga uhi o ganisme lain sepe i hewan kecil, umbuhan, dan mik oo ganisme yang sensi i
e hadap bahan kimia i i an. Se elah gas mengendap, esidu kimia dapa menempel pada pe mukaan
anah, bangunan, dan ege asi, sehingga be po ensi menyebabkan pencema an pe mukaan se a
menu unkan kesubu an anah. Selain i u, pa ikel sisa gas yang e bawa ai hujan a au ali an pe mukaan
dapa masuk ke salu an ai dan menu unkan kuali as ai di lingkungan seki a . Kondisi e sebu be isiko
mengganggu kehidupan bio a ai dan keseimbangan ekosis em pe ai an. Penggunaan gas ai ma a
seca a be ulang a au dalam jumlah besa juga dapa menimbulkan akumulasi esidu kimia yang
be dampak jangka panjang e hadap keseha an anah, umbuhan, se a makhluk hidup di seki a nya.
13
Lebih lanju , penggunaan gas ai ma a di Indonesia elah menimbulkan be agam dampak sosial
dan kemanusiaan. Be dasa kan lapo an Tempo.co, dalam pe is iwa di kawasan Pe ambu an, Jaka a,
gas ai ma a yang di embakkan oleh polisi menyeba hingga ke wilayah pe mukiman, menyebabkan
wa ga sipil, e masuk anak-anak dan ibu hamil, u u e papa meskipun idak iku se a dalam aksi
demons asi.
14
Kasus ini menunjukkan bahwa seba an gas ai ma a dapa menjangkau a ea di lua i ik
kon lik, sehingga meningka kan isiko papa an e hadap kelompok en an dan menimbulkan pe soalan
kemanusiaan di ingka masya aka .
Selain dampak isik sepe i i i asi ma a, sesak napas, dan ba uk, papa an gas ai ma a juga
menimbulkan e ek psikologis yang signi ikan. Menu u lapo an lain da i Tempo.co, ko ban papa an gas
ai ma a se ing mengalami auma, kecemasan, dan gangguan idu akiba pengalaman e papa bahan
kimia e sebu .
15
Hal ini mempe liha kan bahwa dampak penggunaan gas ai ma a idak hanya e ba as
pada gangguan isiologis, e api juga menimbulkan beban men al jangka panjang yang dapa
mengganggu asa aman dan kesejah e aan masya aka .
Kajian yang dilakukan oleh Uni e si as Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menjelaskan
bahwa gas ai ma a, khususnya jenis CS, beke ja dengan ca a me angsang esep o sa a nye i (TRPA1
dan TRPV1) pada ma a dan salu an pe napasan. Ak i asi esep o ini menyebabkan asa pe ih, ma a
be ai , dan kesuli an be napas. Papa an dalam in ensi as inggi a au di a ea e u up dapa mempe pa ah
e ek oksik, menyebabkan gangguan pe napasan be a , dan menimbulkan isiko keseha an se ius bagi
13
Iziklaim.co.id. (n.d.). Ha i-ha i dengan gas ai ma a, ke ahui dampaknya bagi keseha an dan begini 5 ca a menga asinya. Diakses pada
24 Ok obe 2025 melalui h ps://iziklaim.co.id/be i a/ha i-ha i-dengan-gas-ai -ma a-ke ahui-dampaknya-bagi-keseha an-dan-begini-5-ca a-
menga asinya
14
Tempo.co. (2024, Ok obe ). Gas ai ma a yang di embakkan polisi menyeba hingga ke pe mukiman wa ga di Pe ambu an. Diakses pada
24 Ok obe 2025 melalui h ps://www. empo.co/hukum/gas-ai -ma a-yang-di embakkan-polisi-menyeba -hingga-ke-pe mukiman-wa ga-di-
pe ambu an--2064962
15
Tempo.co. (2024, Ok obe ). Dampak psikologis salah sa u e ek kena gas ai ma a. Diakses pada 24 Ok obe 2025 melalui
h ps://www. empo.co/gaya-hidup/dampak-psikologis-salah-sa u-e ek-kena-gas-ai -ma a--2068913
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 681-689
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 681-689
masya aka .
16
Penjelasan ini mempe kua pandangan bahwa penggunaan gas ai ma a ha us
mempe imbangkan ak o eknis dan lingkungan, sepe i a ah angin, en ilasi, dan kepada an populasi
di lokasi kejadian.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menyo o i adanya pe soalan s uk u al dan
kebijakan dalam penggunaan gas ai ma a oleh apa a penegak hukum. Menu u WALHI, p ak ik
e sebu bukan sekada dapa menimbulkan pelangga an e hadap nilai-nilai hak asasi manusia, e api
juga mence minkan lemahnya anggung jawab nega a dalam mengawasi penggunaan senja a kimia
e hadap masya aka sipil. WALHI juga menegaskan bahwa gas ai ma a mengandung za kimia
be acun yang dapa mencema i uda a dan anah se a be ahan dalam jangka wak u yang lama. Oleh
ka ena i u, o ganisasi e sebu menye ukan aga penggunaan gas ai ma a dihen ikan dan digan ikan
dengan me ode penegakan hukum yang lebih manusiawi dan amah lingkungan.
17
Dengan demikian, penggunaan gas ai ma a mence minkan isu yang be si a mul idisipline
ka ena meliba kan be bagai aspek, sepe i keseha an, psikologi, lingkungan, se a kebijakan publik.
Dampaknya idak hanya be si a sesaa , e api juga dapa menimbulkan isiko jangka panjang yang
be penga uh e hadap kesejah e aan manusia dan kebe lanju an lingkungan. Si uasi ini menunjukkan
pe lunya peninjauan ulang e hadap kebijakan penggunaan gas ai ma a, e masuk mekanisme
pengawasan yang lebih ke a dalam p ak ik di lapangan. Langkah e sebu pen ing un uk memas ikan
bahwa indakan apa a e ap sejalan dengan p insip pe lindungan hak asasi manusia se a idak
menimbulkan ke usakan e hadap lingkungan hidup.
SIMPULAN
Da i penjelasan yang elah dipapa kan sebelumnya, dapa disimpulkan bahwa penggunaan gas
ai ma a oleh apa a dalam unjuk asa 28–29 Agus us 2025 di Jaka a dapa dika ego ikan sebagai
ben uk pencema an lingkungan yang menimbulkan anggung jawab hukum. Tindakan e sebu
melangga ke en uan dalam UU PPLH se a p insip keha i-ha ian dalam penggunaan bahan kimia
be bahaya. Apa a kepolisian be anggung jawab seca a adminis a i , pidana, dan e ik a as penggunaan
kekua an yang idak p opo sional dan be dampak pada lingkungan se a masya aka . Selain i u,
penggunaan gas ai ma a menimbulkan dampak lingkungan be upa pencema an uda a, anah, dan ai
yang be po ensi mengganggu ekosis em se a keseha an manusia. Kandungan kimia be acun sepe i CS
dan CN dapa mengendap di lingkungan dan menimbulkan isiko jangka panjang. Oleh ka ena i u,
dipe lukan e aluasi dan pengawasan ke a e hadap penggunaan gas ai ma a aga idak menimbulkan
ke usakan lingkungan dan pelangga an hak asasi manusia.
REFERENSI
Akashi, N. U. (2025, Sep embe 5). 17+8 Tun u an Rakya Apa Saja? Ini Isi Lengkap dan 6 Pihak yang
Di un u . Diakses pada 18/10/2025 melalui De ikJa eng. h ps://www.de ik.com/ja eng/be i a/d-
8097673/17-8- un u an- akya -apa-saja-ini-isi-lengkap-dan-6-pihak-yang-di un u
Alodok e . (2023, Ok obe 6). Sepu a gas ai ma a dan dampaknya bagi keseha an. Alodok e .
h ps://www.alodok e .com/sepu a -gas-ai -ma a-dan-dampaknya-bagi-keseha an
16
Uni e si as Muhammadiyah Magelang. (2023). Ma ak demo dan enomena gas ai ma a: Pe spek i ilmiah da i eknik mesin UNIMMA.
Diakses pada 24 Ok obe 2025 melalui h ps://mesin. eknik.unimma.ac.id/ma ak-demo-dan- enomena-gas-ai -ma a-pe spek i -ilmiah-da i-
eknik-mesin-unimma/
17
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). (2024). Hen ikan penggunaan gas ai ma a dalam menghadapi masya aka . Diakses
pada 24 Ok obe 2025 melalui h ps://www.walhi.o .id/hen ikan-penggunaan-gas-ai -ma a-dalam-menghadapi-masya aka
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 681-689
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 681-689
A yadu a, Y. R., Wada, I. A., & Ind aya i, R. (2025). Kebebasan be pendapa dalam nega a hukum
demok a is di injau da i pe anggungjawaban kepolisian dalam penggunaan gas ai ma a. Inicio
Legis, 6(1), 56–80.
Aulianisa, S. S., & Ap ilia, A. H. (2019). Tindakan Rep esi Apa a Kepolisian Te hadap Massa
Demons asi: Pengamanan A au Pengekangan Kebebasan Be pendapa ?. Padjadja an Law
Re iew, 7(2), 26-37.
Cakaplah.com. (2025, Agus us 29). K onologi lengkap demo 28 Agus us: Da i damai hingga ada
ko ban jiwa. Cakaplah.
h ps://www.cakaplah.com/be i a/baca/127052/2025/08/29/k onologi-lengkap-demo-28-agus us-
da i-damai-hingga-ada-ko ban-jiwa
De ik.com. (2025, Feb ua i 14). Apa i u demons asi? Ini penge ian, ujuan, a u an, dan con ohnya di
Indonesia. De ik.
h ps://www.de ik.com/edu/de ikpedia/d-7554343/apa-i u-demons asi-ini-penge ian- ujuan-
a u an-dan-con ohnya-di-indonesia
Feb iansyah, G., & Khamid, A. (2025). Kebijakan nega a e hadap unjuk asa mahasiswa: Pelangga an
HAM dalam pe spek i hukum dan sosial. Ju nal Ilmiah Nusan a a, 2(5), 941–948.
Hidaya ulloh, R. (2023). Pe ancangan in o masi en ang gas ai ma a melalui media buku ilus asi
(Doc o al disse a ion, Uni e si as Kompu e Indonesia). Uni e si as Kompu e Indonesia.
ICJR. (2023, June 27). Aspek c iminal jus ice bagi saksi dan ko ban penembakan gas ai ma a. Ins i u e
o C iminal Jus ice Re o m. h ps://icj .o .id/8388-2/
Iziklaim.co.id. (n.d.). Ha i-ha i dengan gas ai ma a, ke ahui dampaknya bagi keseha an dan begini 5
ca a menga asinya. Diakses pada 24 Ok obe 2025 melalui h ps://iziklaim.co.id/be i a/ha i-ha i-
dengan-gas-ai -ma a-ke ahui-dampaknya-bagi-keseha an-dan-begini-5-ca a-menga asinya
Lambonan, J. M. (2024). Tinjauan hukum e hadap penggunaan kenda aan be mo o yang mencema i
lingkungan dan mengakiba kan polusi uda a menu u Undang-Undang Nomo 32 Tahun 2009. Lex
C imen, 12(5).
Ma dian i, D. L. (2025, Augus 31). K onologi demo memp o es DPR hingga meluas be ubah
penja ahan. Diakses pada 18/10/2025 Tempo.co. h ps://www. empo.co/poli ik/k onologi-demo-
memp o es-dp -hingga-meluas-be ubah-penja ahan-2065182
Maula, G. M. (2024). E ek i i as Implemen asi Kebijakan Pengendalian Pencema an Uda a di
Indonesia. Sa ana: Indonesian Jou nal o Na u al Resou ces and En i onmen al Law, 1(02), 145-
159.
Rumaya , I. R. S. (2024). Tinjauan yu idis e hadap penggunaan gas ai ma a dalam pene iban
ke usuhan be dasa kan p insip hak asasi manusia (HAM). Lex P i a um, 13(3).
Tempo.co. (2024, Ok obe ). Dampak psikologis salah sa u e ek kena gas ai ma a. Diakses pada 24
Ok obe 2025 melalui
h ps://www. empo.co/gaya-hidup/dampak-psikologis-salah-sa u-e ek-kena-gas-ai -ma a--
2068913
Tempo.co. (2024, Ok obe ). Gas ai ma a yang di embakkan polisi menyeba hingga ke pe mukiman
wa ga di Pe ambu an. Diakses pada 24 Ok obe 2025 melalui h ps://www. empo.co/hukum/gas-
ai -ma a-yang-di embakkan-polisi-menyeba -hingga-ke-pe mukiman-wa ga-di-pe ambu an--
2064962
Uni e si as Muhammadiyah Magelang. (2023). Ma ak demo dan enomena gas ai ma a: Pe spek i
ilmiah da i eknik mesin UNIMMA. Diakses pada 24 Ok obe 2025 melalui
Media Hukum Indonesia (MHI)
Published by Yayasan Daa ul Huda K ueng Mane
h ps://ojs.daa ulhuda.o .id/index.php/MHI/index
Oc -Dec. 2025, Vol. 3, No. 4
e-ISSN: 3032-6591
pp 681-689
Media Hukum Indonesia, 2025, Vol. 3, No. 4, P. 681-689
h ps://mesin. eknik.unimma.ac.id/ma ak-demo-dan- enomena-gas-ai -ma a-pe spek i -ilmiah-
da i- eknik-mesin-unimma/
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). (2024). Hen ikan penggunaan gas ai ma a dalam
menghadapi masya aka . Diakses pada 24 Ok obe 2025 melalui
h ps://www.walhi.o .id/hen ikan-penggunaan-gas-ai -ma a-dalam-menghadapi-masya aka