scieee Science in your language
[en] (orig)

Penggunaan Diksi dan Kalimat Efektif Untuk Meningkatkan Kualitas Karya Ilmiah Mahasiswa

Author: Yesika Waruwu1, Tobias Shanmorla Ndruru2, Hadriana Sihombing3, Dimas Prasetyo⁴, Muhammad Rakha Andhika5, Hendra Kurnia Pulungan6
Publisher: Zenodo
DOI: 10.5281/zenodo.17314454
Source: https://zenodo.org/records/17314454/files/60-62.pdf
2025
Madani : Ju nal Ilmiah Mul idisipline
Vol. 3 No. 8 Penggunaan Diksi dan Kalima (Yesika, e ., al) | 60-62
Madani: Ju nal Ilmiah Mul idisiplin
Volume 3, Nomo 8, Sep embe 2025, P. 60-62
E-ISSN: 2986-6340
Licenced by CC BY-SA 4.0
DOI: h ps://doi.o g/10.5281/zenodo.17314454
Penggunaan Diksi dan Kalima E ek i Un uk Meningka kan Kuali as Ka ya
Ilmiah Mahasiswa
Yesika Wa uwu1, Tobias Shanmo la Nd u u2, Had iana Sihombing3, Dimas P ase yo⁴,
Muhammad Rakha Andhika5, Hend a Ku nia Pulungan6
1,2,3,4,5,6 Mahasiswa S1 Teknik Sipil, Ju usan Pendidikan Teknik Bangunan, Fakul as Teknik, Uni e si as Nege i
Medan
Email:yesikawa [email protected], obiasnd [email protected],had ianashb
g.52[email p o ec ed]imed.ac.id3,p as.5243250[email p o ec ed].ac.id4, akhaandhika.5243250[email p o ec ed]i
med.ac.id5, hend aku [email protected]
Abs ak
Tulisan ilmiah adalah ben uk u ama eksp esi akademik mahasiswa un uk menyampaikan gagasan, hasil peneli ian,
dan kon ibusi pemiki an. Meski demikian, mu u ka ya ilmiah se ing menghadapi kendala kebahasaan, e u ama
dalam pemilihan diksi dan penyusunan kalima . Pemilihan diksi yang ku ang epa be po ensi menyebabkan
ambigui as, ke idak epa an is ilah, dan kesan idak p o esional. Misalnya, penggunaan is ilah “ olume ai sungai”
yang seha usnya “debi ai sungai” mungkin mengu angi alidi as da a se a menimbulkan kesalahpahaman.
Selain i u, kalima yang be ele- ele, panjang, dan idak e ek i menyuli kan pembaca dalam memahami ide se a
be en angan dengan ci i bahasa ilmiah yang lugas, o mal, dan objek i . Peneli ian ini menggunakan me ode s udi
pus aka dengan menelaah buku, a ikel ilmiah, dan pedoman bahasa, se a menganalisis con oh kalima dalam
ka ya ilmiah mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa diksi yang epa meningka kan aku asi makna,
sedangkan kalima e ek i mempe kua a gumen asi dan memudahkan pemahaman. Temuan ini menegaskan
pen ingnya kemampuan be bahasa sebagai ak o undamen al dalam penulisan akademik. Mahasiswa pe lu
membiasakan di i menggunakan kosaka a akademik, melakukan penyun ingan mandi i, se a me ujuk pada
pedoman sepe i KBBI dan PUEBI aga ka ya ilmiah idak hanya memenuhi sya a o mal, e api juga be kuali as
dan be man aa bagi pengembangan ilmu penge ahuan.
Ka a kunci: Diksi, Kalima E ek i , Ka ya Ilmiah, Mahasiswa, Bahasa Akademik
Abs ac
Scien i ic w i ing is he main academic exp ession o s uden s o con ey ideas, esea ch indings, and in ellec ual
con ibu ions. Howe e , he quali y o scien i ic pape s o en aces linguis ic challenges, pa icula ly in wo d
choice (dic ion) and sen ence cons uc ion. Inaccu a e dic ion may lead o ambigui y, imp ecise e minology, and
an unp o essional imp ession. Fo ins ance, using he e m “ i e wa e olume” ins ead o “ i e discha ge”
may educe da a alidi y and cause misunde s andings. In addi ion, leng hy and ine ec i e sen ences hinde
eade s’ comp ehension and con adic he cha ac e is ics o academic language, which should be concise,
o mal, and objec i e. This s udy employs a lib a y esea ch me hod by e iewing books, scien i ic a icles, and
language guidelines, as well as analyzing sample sen ences om s uden s’ academic w i ings. The indings e eal
ha accu a e dic ion imp o es seman ic p ecision, while e ec i e sen ences s eng hen a gumen s and acili a e
unde s anding. These esul s emphasize he impo ance o linguis ic compe ence as a undamen al ac o in
academic w i ing. S uden s need o de elop he habi o using academic ocabula y, conduc ing sel -edi ing, and
e e ing o e e ences such as he KBBI and PUEBI, so ha hei scien i ic wo ks no only mee o mal
equi emen s bu also achie e high quali y and con ibu e o he ad ancemen o knowledge.
Keywo ds: dic ion, e ec i e sen ences, scien i ic w i ing, s uden s, academic language
A icle In o
Recei ed da e: 30 Augus 2025 Re ised da e: 17 Sep embe 2025 Accep ed da e: 5 Ok obe 2025
PENDAHULUAN
Kemampuan menulis ka ya ilmiah me upakan ke e ampilan akademik yang pen ing bagi
mahasiswa. Ka ya ilmiah be ungsi sebagai media un uk menyampaikan hasil peneli ian, menyusun
a gumen, dan membe ikan solusi ilmiah e hadap be bagai pe soalan. Melalui ka ya ilmiah, mahasiswa
dila ih be piki k i is, sis ema is, dan objek i . Namun, pada p ak iknya, kuali as ka ya ilmiah
mahasiswa di Indonesia masih e golong endah, khususnya dalam aspek kebahasaan.
2025
Madani : Ju nal Ilmiah Mul idisipline
Vol. 3 No. 8 Penggunaan Diksi dan Kalima (Yesika, e ., al) | 60-62
Be dasa kan lapo an Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDik i, 2022), hanya seki a 40%
mahasiswa yang mampu menghasilkan ka ya ilmiah sesuai dengan kaidah penulisan akademik. Salah
sa u ak o u ama penyebab endahnya kuali as e sebu adalah lemahnya penguasaan bahasa, baik da i
segi pemilihan ka a (diksi) maupun penyusunan kalima . Banyak mahasiswa masih e bawa dengan
gaya bahasa seha i-ha i yang cende ung in o mal, ku ang konsis en, bahkan be ele- ele. Akiba nya,
pesan a au ide yang ingin disampaikan idak e sampaikan dengan baik.
Masalah lain adalah penggunaan is ilah yang idak konsis en. Misalnya, dalam sa u bab
mahasiswa menggunakan ka a e isiensi, e api pada bab be iku nya menggunakan ka a daya guna un uk
konsep yang sama (Ke a , 2010). Ke idakkonsis enan ini dapa membingungkan pembaca sekaligus
mengu angi ke eli ian akademik. Kalima yang e lalu panjang, edundan, a au idak memenuhi sya a
kalima e ek i menyebabkan pembaca suli memahami maksud penulis. Hal ini be lawanan dengan
ujuan u ama ka ya ilmiah, yai u menyampaikan gagasan seca a jelas, logis, dan sis ema is.
Fenomena e sebu menunjukkan bahwa aspek kebahasaan dalam penulisan ka ya ilmiah idak
bisa diabaikan. Diksi dan kalima e ek i bukan hanya pe soalan eknis linguis ik, e api juga
menyangku kuali as ilmiah sebuah ulisan. Peneli ian e dahulu yang dilakukan oleh A i in (2015)
menegaskan bahwa kuali as kebahasaan memiliki ko elasi e a dengan ke e bacaan dan k edibili as
ka ya ilmiah mahasiswa. Dengan demikian, penguasaan diksi dan kalima e ek i dapa dianggap
sebagai ondasi dalam penulisan akademik.
Be dasa kan u aian e sebu , a ikel ini be ujuan un uk:
1. Menganalisis pe an diksi dalam meningka kan kejelasan makna ka ya ilmiah mahasiswa.
2. Mengu aikan ungsi kalima e ek i dalam mempe kua ke e bacaan dan a gumen asi ilmiah.
3. Membe ikan con oh konk e pe baikan kalima aga mahasiswa dapa memahami pene apan nya a
dalam penulisan.
LANDASAN TEORI
Diksi
Menu u Ke a (2010), diksi adalah pilihan ka a yang epa dan sela as dengan gagasan yang
ingin disampaikan. Dalam ka ya ilmiah, diksi ha us mempe ha ikan ke epa an makna, kesesuaian
kon eks, ke o malan, dan konsis ensi penggunaan is ilah. Ta igan (2011) menambahkan bahwa
pemilihan ka a yang keli u be po ensi menyebabkan ambigui as dan mengu angi k edibili as sebuah
ulisan.
Kalima E ek i
Chae (2012) menjelaskan bahwa kalima e ek i adalah kalima yang mampu mengungkapkan
gagasan penulis dengan jelas, epa , dan mudah dipahami pembaca. Ci i-ci i kalima e ek i melipu i
kesepadanan s uk u , kehema an ka a, kejelasan makna, kepa alelan ben uk, dan kelogisan susunan.
Menu u A a Semi (2009), kalima e ek i mendukung ke e bacaan dan mempe kua a gumen asi
akademik.
Bahasa Ilmiah
Bahasa ilmiah memiliki ci i: lugas, objek i , konsis en, logis, dan o mal (Sugihas u i, 2013).
Moeliono (2016) melalui PUEBI menegaskan pen ingnya kaidah ejaan dan s uk u bahasa sebagai
acuan penulisan ilmiah. K idalaksana (2008) juga menekankan pe an kosaka a baku dalam menjaga
konsis ensi is ilah dalam bahasa ilmiah.
METODE PENELITIAN
Peneli ian ini menggunakan me ode s udi pus aka (lib a y esea ch). Tahapan peneli ian melipu i:
1. Mengiden i ikasi eo i diksi, kalima e ek i , dan bahasa ilmiah da i be bagai li e a u .
2. Mengkaji ka ya ilmiah mahasiswa sebagai bahan obse asi e hadap kesalahan umum.
3. Menganalisis kesalahan penggunaan diksi dan kalima , se a membandingkan dengan kaidah
kebahasaan.
4. Menyusun ekomendasi s a egi peningka an kuali as ka ya ilmiah melalui penggunaan bahasa
yang epa .
2025
Madani : Ju nal Ilmiah Mul idisipline
Vol. 3 No. 8 Penggunaan Diksi dan Kalima (Yesika, e ., al) | 60-62
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pe an Diksi dalam Ka ya Ilmiah
Pemilihan diksi yang epa membua ide penulis e sampaikan seca a aku a . Misalnya, dalam
bidang eknik sipil, ka a “debi ” be beda dengan “ olume”. Kesalahan memilih is ilah bisa
menimbulkan salah a si e hadap da a (Ke a , 2010). Selain i u, diksi yang konsis en menunjukkan
penguasaan konsep akademik.
Pen ingnya Kalima E ek i
Kalima yang panjang dan be beli se ing membua pembaca kebingungan. Pe ha ikan con oh
be iku :
Tidak e ek i → Mahasiswa yang belaja yang ajin biasanya mendapa kan nilai yang inggi yang
memuaskan.
E ek i → Mahasiswa yang ajin belaja biasanya mempe oleh nilai yang inggi.
Dengan kalima e ek i , pesan lebih cepa e sampaikan dan lebih mudah dipahami.
Penga uh Bahasa Fo mal e hadap Penulisan Akademik
Kebiasaan menulis in o mal di media sosial memenga uhi gaya menulis mahasiswa
(Falahhuddin e al., 2025). Con oh kalima di media sosial: “sk ipsi udah jalan belum?” Jika dibawa ke
ka ya ilmiah, kalima e sebu menjadi idak sesuai. Ve si akademiknya adalah: “Apakah penulisan
sk ipsi elah mengalami kemajuan?”
Pe bandingan ini menunjukkan pe lunya mahasiswa membedakan kon eks sosial dan akademik dalam
penggunaan bahasa.
SIMPULAN
Bahasa me upakan sa ana u ama dalam komunikasi ilmiah. Diksi dan kalima e ek i menjadi
unsu pen ing yang menen ukan kejelasan, ke epa an, dan kuali as ka ya ilmiah mahasiswa. Diksi yang
epa menghinda kan ambigui as, sedangkan kalima e ek i memas ikan ide penulis e sampaikan
dengan lugas (Ke a , 2010). Penguasaan kosaka a akademik dan konsis ensi bahasa menjadi ondasi
pen ing dalam penulisan ilmiah.
SARAN
Pen ing bagi mahasiswa un uk memahami bahwa kebiasaan menulis in o mal idak sesuai
un uk anah akademik. Ke e ampilan kebahasaan ha us e us dila ih melalui pembelaja an, la ihan
menulis, penyun ingan, se a bimbingan dosen. Dengan demikian, kuali as ka ya ilmiah mahasiswa
dapa meningka dan mampu be saing di ingka nasional maupun in e nasional.
REFERENSI
Alwi, H., dkk. (2010). Ta a bahasa baku bahasa Indonesia. Jaka a: Balai Pus aka.
A i in, S. (2015). Bahasa Indonesia un uk pe gu uan inggi. Jaka a: RajaG a indo Pe sada.
Chae , A. (2012). Ta a bahasa p ak is bahasa Indonesia. Jaka a: Rineka Cip a.
Falahhuddin, A., Puspasa i, A., Fasha, D., Widia, E., Hidayah, F., Ha ahap, N., Su eja, S., Susan i, S.,
Rahayu, P., & Wan a, W. (2025). Penga uh media sosial e hadap endahnya li e asi akademik
mahasiswa S1 pada P og am S udi Manajemen Uni e si as Buana Pe juangan Ka awang. Ju nal
Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(3.A), 58–65.
He ni i, E. (2017). Kesalahan be bahasa Indonesia ulis pada mahasiswa Thailand (S udi a as
pembelaja BIPA di PPB UIN Sunan Kalijaga). Thaqā iyyā , 18(1).
Ke a , G. (2010). Diksi dan gaya bahasa. Jaka a: G amedia.
K idalaksana, H. (2008). Kamus linguis ik. Jaka a: G amedia.
Moeliono, S. (2016). Pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Jaka a: Badan Bahasa.
Riswa i. (2015). Penggunaan kalima e ek i dalam ka ya ulis ilmiah mahasiswa. Riksa Bahasa, 1(2)
Semi, A. (2009). Menulis e ek i . Bandung: Angkasa.
Sugihas u i, N. (2013). Bahasa Indonesia un uk penulisan ilmiah. Yogyaka a: Pus aka Pelaja .
Ta igan, H. G. (2011). Pengaja an analisis kesalahan be bahasa. Bandung: Angkasa.