scieee AI-readable full text Open interactive document viewer

Tips dan Strategi Internasionalisasi Jurnal

Risdianto, Faizal

Abstract

8 LANGKAH INTERNASIONALISASI JURNAL 1. Fokus pada publikasi berkualitas tinggi saja. Reject artikel yang low quality. 2. Cantumkan abstrak dalam bahasa Inggris di awal artikel jurnal yang se-detail mungkin. Abstrak yang panjang menarik pembaca yang mungkin tidak menguasai Bahasa di full text selain Bahasa Inggris. Misal full text in Russian,Chinese, Latin or Indonesian. 3. Pertimbangkan untuk menerjemahkan artikel utama yang diandalkan untuk Scopus submission ke dalam bahasa Inggris. Untuk jurnal yang ingin naik level ke SINTA 2 usahakan 50% artikel yang terbit diterjemahkan in English. 4. Perluas jajaran dewan redaksi sebanyak mungkin yang punya reputasi internasional: minim 4 negara dan dari 3-5 benua. Tentukan afiliasi anggota dewan dan editor dan Pastikan bahwa mereka yang terlibat dalam jurnal itu sendiri memiliki profil SCOPUS ID dan profil ilmiah yang kuat 5. Perluas kepengarangan secara internasional.H-index scopus ID/WOS ID perlu dicek. 6. Jelaskan alasan eksistensi jurnal dalam istilah ilmiah di situs web journal. Jelaskan mengapa jurnal itu harus eksis secara online sehingga menarik minat para akademisi internasional 7. Jalin hubungan dengan para akademisi internasional dan fasilitasi kontribusi mereka terhadap jurnal (misalnya, ubah jurnal itu sendiri menjadi semacam komunitas atau asosiasi intelektual) 8. Ambil langkah-langkah untuk meningkatkan profil jurnal secara internasional; daftarkan jurnal ke DOAJ, ASEAN Citation index, ERIC, WoS, Scopus.

Full text

STRATEGI INTERNASIONALISASI JURNAL UIN ANTASARI BANJARMASIN Dr. Faizal Risdianto, S.S,M.Hum, UIN Salatiga Senin, 17 November 2025 VISI 1. Internasionalisasi jurnal memperkuat posisi UIN Antasari dalam pemeringkatan dunia dan menjadikannya kampus rujukan studi Islam di tingkat global. (THE, WUR) 2. Meningkatkan Kualitas Publikasi dan Jejaring Internasional 3. Mendukung Akreditasi Institusi dan Karier Akademik Dosen 4. Meningkatkan Dampak Ilmiah melalui Sitasi dan Visibilitas Global 5. Mengangkat Keilmuan Islam ke Pentas Dunia TANTANGAN 1. Kualitas Artikel: CONTENT IS THE KING 2. Manajemen SDM (terutama jika sudah sinta 1 & 2) 3. Manajemen OJS Web, 4. Internasionalisasi Penulis (kolaborasi internasional) STRATEGI 1 •Penguatan Editorial Board Internasional •Contoh bagus Al-Azka: SINTA 3 Indonesia, Malaysia, Turkey ,Australia, Saudi Arabia, Jordan, Portugal, Egypt and Cambodia. TIPS INVITE EDITOR •1. Gunakan networking pertemanan offline dan online •2. open recruitment via Sosial media: Buat announcement call for editors and reviewers dan share ke social media HTTPS://EJOURNAL.UINSALATIGA. AC.ID/INDEX.PHP/REGISTER/ANNO UNCEMENT/VIEW/8 STRATEGI 2 •Standarisasi Etika Publikasi (COPE) untuk Indeksasi Scopus: https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/jtjik/Ethic dan Inhouse publication ethics khusus yang mau apply ke Web of Science. STRATEGI 3 Penulisan Artikel Full English Jurnal-jurnal UIN Antasari yang menggunakan **full-text berbahasa Inggris** menunjukkan orientasi kuat pada internasionalisasi publikasi ilmiah. *Khazanah* (SINTA 2), *Al-Banjari* (SINTA 2), dan *Syariah* (SINTA 1) secara eksplisit mensyaratkan atau menampilkan artikel dalam bahasa Inggris, sehingga memiliki potensi lebih besar untuk menjangkau pembaca global dan masuk dalam indeks internasional. Ketiga jurnal ini menonjol sebagai jurnal yang paling siap bersaing di tingkat global dari segi bahasa publikasi. Kelompok ke-2 terdiri dari jurnal dengan **model campuran (mixed)**, memadukan artikel berbahasa Inggris dan Indonesia, seperti *Tarbiyah* (SINTA 2), *At-Taradhi* (SINTA 4), *Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin* (SINTA 3), dan *Al-Adzka* (SINTA 3). Jurnal-jurnal ini bersifat transisi karena belum sepenuhnya beralih ke bahasa Inggris tetapi membuka ruang bagi penulis internasional atau nasional yang ingin menerbitkan artikel berbahasa Inggris. Pola ini memberi fleksibilitas, namun tingkat internasionalisasi masih berkembang. STRATEGI 5 •Penggunaan DOI, Crossref, (jangan sampai broken link) •Similarity Check (minimal dicek di awal dan saat mau terbit karena bisa jadi di awal aman tapi di akhir selain di jurnal konten yang sama terbit di proceeding. STRATEGI 6 •Peningkatan Layout dan Template: perlu template yang konsisten dan menyedikan layoutter professional STRATEGI 7 •Kemitraan Riset Internasional: makin luar jaringan makin bermutu dan berdampak riset dan luaran publikasi. STRATEGI 8 •SEO dan Metadata OJS STRATEGI 9 •Konsistensi Terbitan Tepat Waktu •In-press/in progress jika sudah waktunya terbit. Ada konsep terbit sesuai bulan terbit ada yang publish-as-You-Go. 8 LANGKAH INTERNASIONALISASI JURNAL: MENUJU SINTA 1 & 2 1. Fokus pada publikasi berkualitas tinggi saja. Reject artikel yang low quality. 2. Cantumkan abstrak dalam bahasa Inggris di awal artikel jurnal yang se-detail mungkin. Abstrak yang detail menarik pembaca yang mungkin tidak menguasai Bahasa di full text selain Bahasa Inggris. Misal full text in Russian,Chinese, Latin or Indonesian. 3. Pertimbangkan untuk menerjemahkan artikel utama yang diandalkan untuk Scopus submission ke dalam bahasa Inggris. Untuk jurnal yang ingin naik level ke SINTA 2 usahakan 50% artikel yang terbit diterjemahkan in English. 4. Perluas jajaran dewan redaksi sebanyak mungkin yang punya reputasi internasional: minim 4 negara dan dari 4-5 benua. Tentukan afiliasi anggota dewan dan editor dan Pastikan bahwa mereka yang terlibat dalam jurnal itu sendiri memiliki profil SCOPUS ID dan profil ilmiah yang kuat 5. Perluas kepengarangan secara internasional.H-index scopus ID/WOS ID perlu dicek HIndex-nya. 6. Jelaskan alasan eksistensi jurnal dalam istilah ilmiah di situs web journal. Jelaskan mengapa jurnal itu harus eksis secara online sehingga menarik minat para akademisi internasional (descripsi & focus perlu re-formulate/re-focus. 7. Jalin hubungan dengan para akademisi internasional dan fasilitasi kontribusi mereka terhadap jurnal (misalnya, ubah jurnal itu sendiri menjadi semacam komunitas atau asosiasi intelektual) 8. Ambil langkah-langkah untuk meningkatkan profil jurnal secara internasional; daftarkan jurnal ke DOAJ, ASEAN Citation index, ERIC,WoS, Scopus. SOURCE: https://forum.relawanjurnal.id/viewtopic.php?f=13&t=1585&p=4862#p4862 SARAN AL-ADZKA •Analisis Kelemahan Penggunaan Bahasa Inggris di Jurnal Al-Adzka •Inkonsistensi Bahasa •Meskipun beberapa artikel menggunakan judul, abstrak, dan konten berbahasa Inggris (misalnya The Utilization of Drill and Practice Youtube Video …UIN Antasari Journal dan Developing an Islamic Educational Environment … UIN Antasari Journal+1), ada juga artikel lain yang lebih dominan menggunakan bahasa Indonesia. Hal ini menciptakan inkonsistensi gaya antara artikel satu dengan yang lain, yang bisa membingungkan pembaca internasional ataupun menyulitkan dalam pemrosesan metadata jurnal. •Kualitas Bahasa Inggris yang Kurang Akademis •Karena banyak penulis berasal dari latar belakang berbasis pendidikan Islam di Indonesia, tidak semua tampaknya memiliki kompetensi kuat dalam menulis ilmiah berbahasa Inggris tingkat tinggi. Hal ini bisa menghasilkan kalimat yang tidak idiomatis, struktur gramatikal yang canggung, dan pilihan kosakata yang kurang tepat —meskipun tidak semua artikel menunjukkan masalah ini secara eksplisit, potensi kesalahan bahasa adalah risiko umum dalam jurnal bilingual atau multibahasa. SARAN KHAZANAH •Perkuat perspektif global-humaniora: •Semua artikel di Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 23 No. 1 (2025) berasal dari Indonesia —tidak ada indikasi penulis dari negara lain menurut data jurnal. BELAJAR DARI JOURNAL OF SIAM SOCIETY •The Journal of the Siam Society (JSS) is a prestigious scholarly journal that has been publishing original articles in English since 1904. It covers a wide range of disciplines related to Thailand and neighboring countries, including archaeology, history, ethnology, religion, language, literature, art and architecture, and performing arts. The journal is peer-reviewed and listed on the SCOPUS database.