scieee AI-readable full text Open interactive document viewer

Pengaruh Hubungan Atasan dan Bawahan Terhadap Loyalitas Kerja di Planet Ban Raya Kedung Doro

Prayoga Aidie R. F., M. Nabil Alri, Rhicard Dwi S. P., Dianizar El G.

Full text

2025 JoSES: Journal of Sharia Economics Scholar Vol. 3 No. 4 Transformasi Perilaku Konsumen (Prayoga Aidie, et, al) | 1-7 JoSES: Journal of Sharia Economics Scholar Volume 3, Nomor 4, December 2025, P. 8-11 Licenced by CC BY-SA 4.0 ISSN: 2302-6219 DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.18029466 Pengaruh Hubungan Atasan dan Bawahan Terhadap Loyalitas Kerja di Planet Ban Raya Kedung Doro The Influence of Supervisor–Subordinate Relationships on Work Loyalty at Planet Ban Raya Kedung Doro Prayoga Aidie R. F., M. Nabil Alri, Rhicard Dwi S. P., Dianizar El G. Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru No.45, Menur Pumpungan, Kec. Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia Email Korespondensi : [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hubungan atasan dan bawahan terhadap loyalitas kerja karyawan di Planet Ban Raya Kedung Doro. Loyalitas kerja merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan dan daya saing perusahaan jasa, khususnya pada sektor otomotif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi terhadap karyawan Planet Ban Raya Kedung Doro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan atasan dan bawahan yang ditandai dengan komunikasi terbuka, kepercayaan, keadilan, dan dukungan kepemimpinan memberikan pengaruh positif terhadap loyalitas kerja karyawan. Sebaliknya, hubungan kerja yang kurang harmonis berpotensi menurunkan komitmen dan kesetiaan karyawan terhadap perusahaan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi manajemen dalam meningkatkan kualitas hubungan kerja guna memperkuat loyalitas karyawan. Kata Kunci: hubungan atasan dan bawahan; loyalitas kerja; manajemen sumber daya manusia Abstract This study aims to analyze the influence of supervisor–subordinate relationships on employee work loyalty at Planet Ban Raya Kedung Doro. Work loyalty is one of the important factors in maintaining the sustainability and competitiveness of service companies, particularly in the automotive sector. This study employs a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques include in-depth interviews, direct observation, and documentation involving employees of Planet Ban Raya Kedung Doro. The results indicate that supervisor– subordinate relationships characterized by open communication, trust, fairness, and leadership support have a positive effect on employee work loyalty. Conversely, less harmonious working relationships have the potential to reduce employees’ commitment and loyalty to the company. The findings of this study are expected to serve as evaluation material for management in improving the quality of workplace relationships in order to strengthen employee loyalty. Keywords: supervisor–subordinate relationship; work loyalty; human resource management PENDAHULUAN Persaingan usaha di bidang jasa otomotif menuntut perusahaan untuk memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki loyalitas kerja yang tinggi. Loyalitas kerja karyawan berperan penting dalam menjaga stabilitas organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Salah satu faktor internal yang memengaruhi loyalitas kerja adalah kualitas hubungan antara atasan dan bawahan. Planet Ban Raya Kedung Doro sebagai salah satu bengkel jasa otomotif di Kota Surabaya menghadapi tantangan dalam menjaga loyalitas karyawan di tengah tuntutan kerja yang tinggi. Hubungan atasan dan bawahan yang kurang harmonis berpotensi menimbulkan ketidakpuasan kerja, menurunkan motivasi, dan berdampak pada tingginya tingkat keluar-masuk karyawan. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memahami bagaimana hubungan atasan dan bawahan memengaruhi loyalitas kerja karyawan. 2025 JoSES: Journal of Sharia Economics Scholar Vol. 3 No. 4 Transformasi Perilaku Konsumen (Prayoga Aidie, et, al) | 1-7 TINJAUAN PUSTAKA Hubungan Atasan dan Bawahan Hubungan atasan dan bawahan merupakan interaksi kerja yang terbentuk antara pimpinan dan karyawan dalam menjalankan aktivitas organisasi. McGregor melalui Teori X dan Teori Y menjelaskan bahwa pandangan atasan terhadap bawahan akan memengaruhi gaya kepemimpinan dan pola hubungan kerja. Hubungan yang didasarkan pada kepercayaan dan penghargaan cenderung meningkatkan kepuasan serta loyalitas karyawan. Loyalitas Kerja Loyalitas kerja merupakan sikap kesetiaan karyawan terhadap perusahaan yang tercermin melalui komitmen, tanggung jawab, dan keinginan untuk tetap bekerja serta berkontribusi bagi organisasi. Karyawan yang loyal cenderung memiliki kinerja yang lebih baik dan mendukung tujuan perusahaan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan pemahaman mendalam tentang pengalaman subjektif, yang tidak dapat diukur secara kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur yang berlangsung selama 10-35 menit per sesi, dengan pertanyaan terbuka seperti. Wawancara direkam dengan izin responden dan ditranskripsikan secara verbatim. Selain itu, observasi partisipan dilakukan selama 2 minggu. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 3. Tabel Temuan Penelitian N o Aspek Hubungan Atasan–Bawahan Temuan Utama Dampak terhadap Loyalitas 1 Komunikasi kerja Arahan kerja disampaikan secara langsung dan jelas Karyawan merasa nyaman dan lebih bertanggung jawab 2 Sikap atasan Atasan bersikap tegas namun terbuka terhadap diskusi Meningkatkan rasa dihargai dan loyalitas 3 Dukungan kerja Atasan membantu saat beban kerja meningkat Menumbuhkan rasa memiliki terhadap perusahaan 4 Konsistensi aturan Aturan kerja terkadang berubah saat kondisi ramai Menurunkan kenyamanan kerja jika tidak dikomunikasikan 2025 JoSES: Journal of Sharia Economics Scholar Vol. 3 No. 4 Transformasi Perilaku Konsumen (Prayoga Aidie, et, al) | 1-7 Tabel 4. Ringkasan Hasil Wawancara Narasumber Kode Pernyataan Inti Narasumber Makna Penelitian N1 Atasan memberikan arahan yang jelas sebelum bekerja Membantu karyawan memahami tugas dan target N2 Hubungan kerja cukup dekat dan terbuka Meningkatkan kepercayaan dan komitmen kerja N3 Saat bengkel ramai, komunikasi kurang maksimal Berpotensi menurunkan loyalitas jika sering terjadi Tabel 5. Keterkaitan Temuan dengan Teori Temuan Lapangan Teori Pendukung Kesesuaian Komunikasi terbuka meningkatkan kenyamanan kerja Leader–Member Exchange (LMX) Sesuai Dukungan atasan meningkatkan loyalitas Teori Motivasi Kerja Sesuai Hubungan kerja kurang harmonis menurunkan komitmen Teori Kepuasan Kerja Sesuai Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini dilakukan di Bengkel Planet Ban Raya Kedung Doro yang berlokasi di Jalan Kedung Doro No. 167, Surabaya. Bengkel ini bergerak di bidang jasa penjualan dan penggantian ban sepeda motor dan mobil serta fast moving parts. Penelitian dilaksanakan selama empat bulan, yaitu dari September hingga Desember 2025. Karakteristik Narasumber Penelitian ini melibatkan lima narasumber, namun tiga narasumber dinilai paling konsisten dalam memberikan data. Ketiga narasumber berjenis kelamin laki-laki dengan rentang usia 19– 23 tahun. Seluruh narasumber berasal dari wilayah Jawa Timur dengan latar belakang, hobi, dan preferensi pribadi yang berbeda. Keberagaman karakteristik ini memperkaya sudut pandang dalam memahami hubungan atasan dan bawahan di lingkungan kerja bengkel. Temuan Data Lapangan Hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa hubungan atasan dan bawahan yang ditandai dengan komunikasi terbuka, pemberian arahan kerja yang jelas, serta sikap adil dan konsisten dari atasan berdampak positif terhadap loyalitas kerja karyawan. Narasumber menyatakan bahwa kejelasan arahan kerja membuat mereka lebih percaya diri dalam menjalankan tugas dan merasa dihargai sebagai bagian penting dari bengkel. Selain itu, dukungan atasan dalam bentuk bimbingan, evaluasi kinerja, dan kesempatan berdiskusi turut memperkuat rasa memiliki dan keterikatan emosional karyawan. Kondisi ini mendorong karyawan untuk bekerja lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki keinginan untuk bertahan dalam jangka panjang di Planet Ban Raya Kedung Doro. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya pengaruh negatif dalam situasi tertentu. Pada kondisi bengkel yang ramai, komunikasi antara atasan dan bawahan menjadi kurang intens, sehingga menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian dalam bekerja. Kurangnya umpan balik dan ketidakkonsistenan penyampaian aturan kerja dapat menurunkan kenyamanan serta semangat kerja karyawan. 2025 JoSES: Journal of Sharia Economics Scholar Vol. 3 No. 4 Transformasi Perilaku Konsumen (Prayoga Aidie, et, al) | 1-7 PEMBAHASAN Pembahasan dalam penelitian ini difokuskan pada bagaimana hubungan atasan dan bawahan memengaruhi loyalitas kerja karyawan di Planet Ban Raya Kedung Doro. Berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan tabel temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kualitas hubungan kerja menjadi faktor penting dalam membentuk sikap dan perilaku karyawan. Komunikasi kerja yang terbuka antara atasan dan bawahan terbukti memberikan dampak positif terhadap loyalitas kerja. Karyawan merasa lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya ketika arahan kerja disampaikan secara jelas. Kondisi ini menciptakan rasa aman dan nyaman dalam bekerja, sehingga karyawan memiliki keinginan untuk bertahan dan berkontribusi lebih baik bagi perusahaan. Temuan ini sejalan dengan teori Leader–Member Exchange (LMX) yang menekankan pentingnya kualitas interaksi antara pimpinan dan bawahan. Selain komunikasi, sikap atasan yang adil, terbuka terhadap masukan, dan bersedia membantu karyawan saat menghadapi kesulitan juga berperan besar dalam meningkatkan loyalitas kerja. Karyawan yang merasa dihargai tidak hanya sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai individu, cenderung menunjukkan komitmen yang lebih tinggi. Mereka lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki rasa memiliki terhadap tempat kerja. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa pada kondisi tertentu, seperti saat bengkel dalam keadaan sangat ramai, kualitas komunikasi dapat menurun. Ketidakkonsistenan penyampaian aturan dan kurangnya umpan balik dari atasan dapat menimbulkan kebingungan dan menurunkan kenyamanan kerja. Jika kondisi ini berlangsung secara terus-menerus, maka berpotensi mengurangi loyalitas karyawan. Oleh karena itu, konsistensi dalam komunikasi dan kepemimpinan menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh manajemen. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan atasan dan bawahan yang harmonis merupakan kunci dalam membangun loyalitas kerja karyawan. Temuan ini memperkuat teoriteori manajemen sumber daya manusia yang menyatakan bahwa aspek hubungan kerja memiliki peran strategis dalam keberlangsungan organisasi. SIMPULAN Hubungan atasan dan bawahan berpengaruh besar terhadap loyalitas kerja karyawan di Planet Ban Raya Kedung Doro. Hubungan kerja yang harmonis mampu meningkatkan komitmen dan kesetiaan karyawan terhadap perusahaan. SARAN Manajemen Planet Ban Raya Kedung Doro disarankan untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan membangun hubungan kerja yang lebih partisipatif agar loyalitas karyawan dapat terus terjaga. REFERENSI McGregor, D. (1960). The Human Side of Enterprise. New York: McGraw-Hill. Graen, G. B., & Uhl-Bien, M. (1995). Relationship-based approach to leadership. The Leadership Quarterly, 6(2), 219–247. Adams, J. S. (1965). Inequity in social exchange. Advances in Experimental Social Psychology, 2, 267– 299.